Airbag Honda Civic, Accord, dan Pilot Bermasalah
Reporter: Tempo.co
Editor: Fery Firmansyah
Selasa, 24 Maret 2015 20:50 WIB
caradvice.com.au
Iklan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Honda Motor Co terus dirundung kasus kantung udara (airbag) bermasalah. Pekan ini, Honda kembali menarik 105 ribu mobil karena airbag-nya bisa meledak dengan kekuatan yang cukup besar.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kabar yang dilansir WSJ menyebutkan, Honda menarik 89 ribu sport utility vehicle (SUV) Pilot tahun 2008, 11 ribu sedan Honda Civic tahun 2004, dan 5.000 sedan Accord model tahun 2001. Mobil-mobil ini memakai airbag buatan Takata Corp, yang bisa meledak secara tiba-tiba tanpa terjadi tabrakan atau benturan. Akibat kasus ini, ada 6 korban meninggal dunia.

Hingga kini, Honda telah menarik 5,5 juta mobil keluaran tahun 2001 hingga 2011 akibat masalah airbag. Honda berjanji akan mengganti komponen tersebut secara cuma-cuma. Namun tindakan tersebut tidak membuat Honda lolos dari ancaman hukum. Pabrikan ini dikabarkan telah menerima 70 gugatan sejak tahun lalu.

Untuk mencegah masalah ini berulang, Honda merekrut konsultan teknis Orbital ATK. Perusahaan asal Amerika Serikat ini bertugas menyelidiki kualitas komponen buatan Takata. Secara terpisah, Honda dan konsorsium 10 pabrikan mobil di Amerika juga menggunakan jasa Orbital ATK untuk menguji kualitas komponen yang mereka gunakan.

Honda juga telah menggelontorkan dana lebih dari US$ 20 juta (Rp 260 miliar) untuk menginformasikan penarikan kendaraan bermasalah melalui media cetak, elektronik, hingga radio. Wakil Presiden Honda Amerika Serikat, John Medel, telah menyewa halaman iklan berwarna di lebih dari 120 koran dan membuat iklan untuk 110 radio di Amerika. “Iklan adalah terobosan untuk menyebarkan layanan perbaikan yang kami sediakan,” kata Medel dikutip dari Japan Today.

Tak cuma Honda yang ketiban masalah ini. Di Amerika, ada 10 pabrikan yang terpaksa menarik 17 juta mobil dan truk akibat airbag buatan Takata yang bermasalah. Di seluruh dunia, ada 22 juta unit mobil yang berpotensi terkena masalah serupa, karena menggunakan produk Takata.

FERY F

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi