Terbentur Saat Kecelakaan, Rio Haryanto Sempat Pusing  
Reporter: Tempo.co
Editor: Yocta Nurrahman
Senin, 2 Mei 2016 14:25 WIB
Mobil pembalap Indonesia, Rio Haryanto, "terbang" di atas mobil pembalap Sauber, Marcus Ericsson, dalam kecelakaan di lap pertama F1 GP Rusia di Sochi Autodrom di Sochi, Rusia, 1 Mei 2016. Akibat kecelakaan ini, Rio tidak dapat melanjutkan balapan. AP/Denis Tyrin
Iklan
Iklan

TEMPO.COJakarta - Pembalap nasional yang tergabung dalam tim Manor Racing, Rio Haryanto, sempat mengalami pusing seusai kecelakaan pada lomba keempat Formula 1 di Sirkuit Sochi Autodrom Rusia, Ahad. Terkait kejadian itu, pembalap Sauber dari Meksiko, Esteban Gutierrez, telah meminta maaf kepada Rio.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ibunda Rio Haryanto, Indah Pennywati, mengatakan, seusai insiden itu, Rio sempat pusing karena kepalanya membentur headrest. Namun, kata Indah, pagi tadi atau Senin waktu setempat, sudah agak mendingan. "Tadi pagi pukul 02.00 waktu setempat terbang ke Moskow, dan paginya langsung terbang ke Barcelona, Spanyol, untuk persiapan tampil pada race kelima F1," ujarnya.

Menurut Indah, Esteban Gutierrez yang menjadi penyebab kecelakaan sudah meminta maaf kepada Rio. "Sayang ya, padahal Rio Haryanto sudah masuk ke posisi kedua atau ketiga saat lepas dari start," kata Indah.

Sementara itu, Rio juga menyatakan kekecewaannya terhadap insiden itu. "Hari ini saya tidak beruntung, dan itu sangat mengecewakan, terutama setelah saya membuat start yang baik. Mungkin yang terbaik sejauh musim ini," kata Rio, seperti disampaikan Media Relations-nya, Cep Goldia, dalam surat elektroniknya, Senin, 2 Mei 2016.

"Saya berhasil naik beberapa posisi. Namun, ketika saya mencapai tikungan kedua, ada banyak mobil berebut tempat, dan mobil Hulkenberg dari tim Force India berputar, sedangkan saya tidak punya ruang lagi. Ada kontak pada sisi mobil dan beberapa kerusakan, yang berarti saya harus menghentikan mobil," kata pembalap asal Solo ini.

"Setelah beberapa hari ke belakang yang baik, mengecewakan untuk mengakhiri akhir pekan dengan cara seperti ini. Tapi, melihat sisi positifnya, saya merasa kami telah lebih kompetitif, dan saya melihat ke depan untuk melanjutkan kemajuan itu di balapan berikutnya di Barcelona," kata Rio.

Pada race keempat di Sirkuit Sochi Autodrom Rusia, Rio gagal menyentuh garis finis karena insiden itu, sedangkan rekan satu timnya, pembalap asal Jerman Pascal Wehrlein, menempati posisi 18 dengan catatan waktu 1:41.907.

Pascal Wehrlein mengakui bahwa hasil yang dicapai ini mengecewakan. "Saya bersaing ketat dengan duo Sauber, tapi setelah pit stop pertama mereka berada di depan saya," katanya.

Direktur Balap Manor Racing Dave Ryan mengatakan Rio sangat tidak beruntung pada balapan ini. "Rio sangat tidak beruntung, dan seperti yang ditunjukkan oleh siaran ulang, ia hanya seorang penumpang ketika Hulkenberg berputar ke arahnya. Dari rekaman kita bisa melihat Rio sempat mengudara, yang bersama dengan kerusakan mobilnya memberi tahu kita tentang besarnya energi yang menyebabkan ia tertabrak keluar dari balapan," katanya.

Lomba kelima dilanjutkan ke Sirkuit Catalunya Barcelona, Spanyol, 13-15 Mei 2016. Sirkuit Catalunya memiliki panjang lintasan 4.655 kilometer.

ANTARA

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi