Kondisi Sulit, Nissan Hentikan Produksi 14 Model Mobil

Reporter

Antara

Jumat, 29 Mei 2020 14:55 WIB

CEO Nissan Motor Co Ltd, Makoto Uchida (kanan), 28 Mei 2020. (Nissan Global)

TEMPO.CO, Jakarta - Nissan menetapkan rencana empat tahun ke depan, di antaranya dengan menghentikan produksi 14 model mobil dan memangkas kapasitas produksi 20 persen di seluruh dunia. Makoto Uchida, Chief Executive Officer Nissan, dalam pidatonya di Yokohama, Jepang, Kamis 28 Mei 2020 mengungkapkan bahwa Nissan juga akan memangkas biaya tetap sebesar 300 miliar yen atau sekira Rp41,17 triliun.

"Rencana transformasi kami bertujuan untuk memastikan pertumbuhan yang stabil alih-alih ekspansi penjualan yang berlebihan. Kami sekarang akan berkonsentrasi pada kompetensi inti kami dan meningkatkan kualitas bisnis kami, sambil mempertahankan disiplin keuangan dan fokus pada pendapatan bersih per unit untuk mencapai profitabilitas," jelas Uchida.

Nissan akan memangkas (right-sizing) kapasitas produksi 20 persen menjadi 5,4 juta unit per tahun dengan asumsi shift kerja standar sebagai bagian dari efisiensi. Hal ini dimaksudkan untuk mencapai tingkat pemanfaatan pabrik di atas 80 persen, membuat operasi lebih menguntungkan.

Sebagai konsekuensi, Nissan akan merasionalisasi jajaran produk global sebesar 20 persen--dari 69 menjadi kurang dari 55 model--, yang berarti ada pengurangan 14 model.

Selanjutnya Nissan akan berfokus pada segmen model inti global termasuk kendaraan segmen C dan D yang disempurnakan, kendaraan listrik, dan mobil sport.

Advertising
Advertising

Pabrikan Jepang ini akan memperkenalkan 12 model baru dalam 18 bulan ke depan, memperluas kehadiran di kendaraan listrik (EVs) dan mobil yang digerakkan motor listrik, termasuk e-POWER, dengan lebih dari 1 juta unit penjualan setahun pada akhir tahun fiskal 2023.

Di Jepang, Nissan akan meluncurkan dua kendaraan listrik dan empat kendaraan e-POWER lagi, meningkatkan rasio elektrifikasi hingga 60 persen dari penjualan.

Memperkenalkan sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut ProPILOT di lebih dari 20 model di 20 pasar, menargetkan lebih dari 1,5 juta unit akan dilengkapi dengan sistem ini per tahun pada akhir 2023.

Dengan menerapkan rencana tersebut, Nissan bertujuan untuk mencapai margin laba operasi 5 persen dan pangsa pasar global yang berkelanjutan 6 persen pada akhir tahun fiskal 2023, termasuk kontribusi proporsional dari 50 persen perusahaan patungan ekuitasnya di Cina.

ANTARA

Berita terkait

14 Sistem Partial Automated di 14 Mobil Kelas Atas Diuji, Hanya Satu Dianggap Acceptable

38 hari lalu

14 Sistem Partial Automated di 14 Mobil Kelas Atas Diuji, Hanya Satu Dianggap Acceptable

Mobil-mobil otonom masih terus diwarnai kasus tabrakan di jalan sehingga pabrik otomotif melipatgandakan sistem-sistem yang partially otomated.

Baca Selengkapnya

Isi Garasi Arsul Sani yang Dilantik Jadi Hakim MK

19 Januari 2024

Isi Garasi Arsul Sani yang Dilantik Jadi Hakim MK

Politikus senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani resmi dilantik menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Selengkapnya

Nissan Tawarkan Paket Servis untuk Grand Livina dan Livina

16 Januari 2024

Nissan Tawarkan Paket Servis untuk Grand Livina dan Livina

Bengkel Resmi Nissan mengumumkan peluncuran beragam paket servis eksklusif untuk pemilik Grand Livina dan Livina yang berlaku hingga 31 Januari 2024.

Baca Selengkapnya

Nissan Akan Produksi Mobil Listrik di Cina, Bakal Diekspor Secara Global

20 Desember 2023

Nissan Akan Produksi Mobil Listrik di Cina, Bakal Diekspor Secara Global

Nissan mengumumkan rencananya untuk menjual mobil listrik serta pengembangan di Cina. Simak informasi lengkapnya di sini:

Baca Selengkapnya

Nissan Pamerkan Sembilan Mobil di Tokyo Auto Salon 2024, Ada Skyline NISMO

18 Desember 2023

Nissan Pamerkan Sembilan Mobil di Tokyo Auto Salon 2024, Ada Skyline NISMO

Nissan akan memamerkan SUV off-road dengan tampilan khusus dengan nama NX-Trail Crawler Concept.

Baca Selengkapnya

Toyota Recall 570 Ribu Unit di China, Perusahaan Otomotif Ini Juga Pernah Lakukan Recall

7 Desember 2023

Toyota Recall 570 Ribu Unit di China, Perusahaan Otomotif Ini Juga Pernah Lakukan Recall

Toyota China lakukan recal tak kurang dari 570 ribu unit. Berikut perusahaan otomotif yang juga lakukan recall dengan berbagai alasan. Siapa saja?

Baca Selengkapnya

Nissan Leaf Generasi Ketiga Bakal Dirilis dalam Desain Baru

5 Desember 2023

Nissan Leaf Generasi Ketiga Bakal Dirilis dalam Desain Baru

Nissan Leaf terbaru ini mengusung model high-riding crossover ketika nanti diluncurkan pada akhir 2024.

Baca Selengkapnya

Bea Cukai Lelang Nissan Silvia S15 di Pontianak, Open Bid Rp 652 Juta

30 November 2023

Bea Cukai Lelang Nissan Silvia S15 di Pontianak, Open Bid Rp 652 Juta

Bea Cukai Jagoi Babang, Kalimantan, melakukan lelang Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) berupa satu unit Nissan Silvia S15.

Baca Selengkapnya

Isi Garasi Panglima TNI Agus Subiyanto, Cuma Ada 1 Mobil

23 November 2023

Isi Garasi Panglima TNI Agus Subiyanto, Cuma Ada 1 Mobil

Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto dalam LHKPN-nya hanya memiliki satu mobil Nissan seharga Rp 70 juta. Simak informasi lengkapnya di sini:

Baca Selengkapnya

Nissan Frontier Terbaru Gunakan Ban Lansiran Hankook

21 November 2023

Nissan Frontier Terbaru Gunakan Ban Lansiran Hankook

Hankook Tire & Technology (Hankook Tire) mengumumkan kemitraannya dengan Nissan untuk menyuplai ban Nissan Frontier 2024.

Baca Selengkapnya