Pertamina Bantah Pertalite Mengalami Penurunan Kualitas

Reporter

Rafif Rahedian

Senin, 19 September 2022 19:10 WIB

Petugas mengganti papan harga SPBU jelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jakarta, Sabtu 3 September 2022. Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, solar dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter serta Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter yang mulai berlaku pada Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

TEMPO.CO, Jakarta - Pertamina Patra Niaga memberikan tanggapan terkait keluhan pengguna kendaraan soal Pertalite yang dianggap semakin boros. Beberapa akun di media sosial Facebook beranggapan bahwa kualitas jenis BBM bersubsidi itu menurun setelah kenaikam harga BBM.

Terhitung ada lima pengguna Facebook yang mengeluhkan kualitas Pertalite. Sebagian besar dari mereka menyebut bahwa Pertalite saat ini lebih cepat menguap, sehingga membuat kendaraan mereka boros dari biasanya.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, menyampaikan bahwa BBM bersubsidi Pertalite tidak mengalami penurunan kualitas.

Ia pun turut memberikan beberapa poin terkait hal itu kepada Tempo.co hari ini, Senin, 19 September 2022. Berikut lima poin yang ia sampaikan:

• Produk BBM Pertamina jenis Pertalite (RON 90) tidak mengalami perubahan spesifikasi. Adapun standar dan mutu BBM Pertalite yang dipasarkan melalui lembaga penyalur resmi di Indonesia sesuai dengan Keputusan Dirjen Migas Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin 90 Yang Dipasarkan Di Dalam Negeri.

• Batasan dalam spesifikasi Dirjen Migas yang menunjukkan tingkat penguapan pada suhu kamar di antaranya adalah parameter Reid Vapour Pressure (RVP). Saat ini hasil uji RVP dari Pertalite yang disalurkan dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina masih dalam batasan yang diijinkan, yaitu dalam rentang 45-69 kPa (Kilopascal).

• Adapun penguapan dapat berubah lebih cepat jika temperatur penyimpanan meningkat. Secara spesifikasi, batasan maksimum untuk penguapan (atau yang biasa dikenal dengan istilah destilasi) Pertalite adalah 10 persen, dibatasi maksimal 74 derajat Celsius. Secara umum produk Pertalite ada di suhu 50 derajat Celcius. Artinya, pada saat tempertur 50 derajat Celsius, Pertalite sudah bisa menguap hingga 10 persen. Semakin tinggi temperatur, maka akan semakin tinggi tingkat penguapannya.

• Melalui lembaga penyalur resmi (SPBU dan Pertashop), Pertamina berkomitmen untuk menyalurkan produk-produk BBM berkualitas sesuai dengan spesifikasi. Melalui control kualitas, produk yang tidak sesuai spesifikasi tidak akan disalurkan ke lembaga penyalur.

• Pertamina menghimbau agar konsumen melakukan pembelian BBM di lembaga penyalur resmi, seperti SPBU dan Pertashop, agar produk BBM yang didapatkan terjamin kualitas dan keamanannya.

Baca juga:
Usai Harga BBM Naik, Pengguna Kendaraan Keluhkan Pertalite yang Kian Boros

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.




Berita terkait

Pertamina Hormati Proses Hukum, Dukung Polri Tuntaskan Kasus PT AKT

8 jam lalu

Pertamina Hormati Proses Hukum, Dukung Polri Tuntaskan Kasus PT AKT

Masalah piutang macet PT AKT timbul dari perjanjian jual beli BBM industri pada periode tahun 2009 hingga 2012

Baca Selengkapnya

Pertamina Bakal Pakai Data Kendaraan Korlantas Polri untuk Atur Subsidi BBM

20 jam lalu

Pertamina Bakal Pakai Data Kendaraan Korlantas Polri untuk Atur Subsidi BBM

Menurut Pertamina Patra Niaga, cara ini dilakukan untuk memastikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang diberikan sesuai dengan kendaraan yang berhak

Baca Selengkapnya

Pertamina Kini Digitalisasi Refuelling di 8 Depot Pengisian Pesawat Udara

1 hari lalu

Pertamina Kini Digitalisasi Refuelling di 8 Depot Pengisian Pesawat Udara

Delapan depot tersebut berada di Makassar, Bali, Surabaya, Jakarta, Medan, Batam, Pontianak, dan Padang.

Baca Selengkapnya

Pasokan BBM Selama Libur Nataru 2023 Diklaim Aman, Begini Kata Pertamina

1 hari lalu

Pasokan BBM Selama Libur Nataru 2023 Diklaim Aman, Begini Kata Pertamina

Pertamina telah memetakan lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami peningkatan permintaan BBM selama libur nataru 2023, khususnya di destinasi wisata.

Baca Selengkapnya

Data Kendaraan di Korlantas Polri Bakal Disinkronkan dengan Aplikasi MyPertamina

1 hari lalu

Data Kendaraan di Korlantas Polri Bakal Disinkronkan dengan Aplikasi MyPertamina

Pertamina bisa mengetahui kendaraan apa saja yang berhak mendapatkan susbidi dari hasil sinkronisasi data MyPertamina itu.

Baca Selengkapnya

MyPertamina Tak Hanya untuk Subsisi BBM: Ada Program Promosi hingga Pembayaran

1 hari lalu

MyPertamina Tak Hanya untuk Subsisi BBM: Ada Program Promosi hingga Pembayaran

Sebanyak 3,1 juta pemakai kendaraan telah mendaftarkan diri sebagai pengguna MyPertamina.

Baca Selengkapnya

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG untuk Natal dan Tahun Baru Aman

2 hari lalu

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG untuk Natal dan Tahun Baru Aman

Pertamina telah memetakan lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami peningkatan permintaan selama libur akhir tahun, khususya di destinasi wisata.

Baca Selengkapnya

Sopir Truk Pakai HP Jadul Bingung Beli Solar dengan QR Code, Ini Kata Pertamina

2 hari lalu

Sopir Truk Pakai HP Jadul Bingung Beli Solar dengan QR Code, Ini Kata Pertamina

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution, menanggapi keluhan sopir truk saat membeli solar dengan QR Code karena menggunakan handphone jadul.

Baca Selengkapnya

Harga BBM Revvo 92 di SPBU Vivo Turun Jadi Rp 14.000, Beda Tipis dengan Pertamax

4 hari lalu

Harga BBM Revvo 92 di SPBU Vivo Turun Jadi Rp 14.000, Beda Tipis dengan Pertamax

Harga BBM dua produk Vivo turun di SPBNU mulai 5 Desember 2022, yakni Revvo 90 dan Revvo 92. Saingan Pertamax dan Pertalite

Baca Selengkapnya

Shell Ungkap Alasan Harga BBM SPBU Swasta Lebih Mahal dari Pertamina

4 hari lalu

Shell Ungkap Alasan Harga BBM SPBU Swasta Lebih Mahal dari Pertamina

Shell Indonesia mengungkapkan alasan harga BBM (bahan bakar minyak) SPBU swasta lebih mahal dari Pertamina. Kira-kira apa penyebabnya?

Baca Selengkapnya