MotoGP: Jatuh di Sesi Kualifikasi, Ini Pembelaan Marc Marquez

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi pembalap MotoGP dari tim Repsol Honda, Marc Marquez saat merayakan kemenangannya setelah berhasil finish diurutan pertama pada GP Ceko di Automotodrom Brno, Rep. Ceko, 6 Agustus 2017. Kemenangan ini membuat  Marquez kokoh di puncak klasemen denga

    Ekspresi pembalap MotoGP dari tim Repsol Honda, Marc Marquez saat merayakan kemenangannya setelah berhasil finish diurutan pertama pada GP Ceko di Automotodrom Brno, Rep. Ceko, 6 Agustus 2017. Kemenangan ini membuat Marquez kokoh di puncak klasemen denga

    TEMPO.CO, Jakarta - Marc Marquez terjatuh di tikungan 12 hanya beberapa menit sebelum sesi kualifikasi berakhir. Meski demikian, catatan waktu yang diraih pada tiga putaran awal cukup mengantarkannya start dari grid ke-5.

    Ia akan memulai balapan di barisan kedua, di belakang Maverick Vinales (Movistar Yamaha), Jorge Lorenzo (Ducati), Valentino Rossi (Movistar Yamaha), dan Carl Cruthlow (LCR Honda). 

    Baca: MotoGP Aragon: Vinales Pole, Rossi ke-3, Marquez Terjatuh

    "Saya berusaha tampil lebih cepat dan terlalu memaksa," kata Marquez, seperti dikutip dari Crash, Minggu, 24 September 2017.

    Sebelum jatuh, dia melanjutkan, ia merasa masih mampu memacu motornya. Di titik pengereman, motornya sedikit melebar dan tergelincir saat akan menikung.

    Simak: Data dan Fakta MotoGP Aragon 2017

    "Itu kesalahan saya. Namun pada waktu balapan kami tahu harus lebih berhati-hati di tikungan 12 itu," tuturnya.

    Sebelum sesi kualifikasi, Marquez mencatat waktu tercepat di FP3, dan ke-3 di FP4. "Sejujurnya, sangat sulit memahami ban mana yang tepat. Saya merasa sangat cepat di FP3, tapi tidak nyaman dengan motor. Ban belakang yang menjadi PR (pekerjaan rumah), ban depan sudah pas," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.