Pembalap Kawasaki Jonathan Rea Raih Juara Dunia Superbike 2017

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jonathan Rea usai memenangi World Superbike Championship 2017 seri Amerika di Laguna Seca. (worldsbk.com)

    Jonathan Rea usai memenangi World Superbike Championship 2017 seri Amerika di Laguna Seca. (worldsbk.com)

    TEMPO.CO, Magny Cours - Pembalap Kawasaki Racing, Jonathan Rea kembali meraih gelar juara dunia Superbike 2017 setelah secara berturut-turut sejak 2015 lalu di balapan Magny Cours, Prancis. Artinya, Rea telah tiga kali berurutan merengkuh gelar mahkotanya. Raihan itu sama dengan rekor Troy Corser dan sedikit dibawah raihan Cark Fogarty yang meraih empat kemenangan berturut-turut.

    Di Magny Cours, Rea mampu memimpin balapan dalam kondisi basah ke perlombaan dunia Superbike ke-50, ke-12 musim ini, yang membuatnya bisa mendapatkan gelar 2017. Ia mampu memimpin dengan keunggulan 16 detik dari pembalap dibelakangnya Marco Melandri.

    "Saya tidak bisa berkata-kata saat ini," kata Rea, Sabtu 30 September 2017, "Saya telah banyak berkorban dalam hidup saya, seperti juga orang tua dan semua orang yang membantu saya membawa saya ke tingkat ini."

    Baca: Kawasaki Buka Pre Order Pembelian Ninja H2R Karbon 2018

    Dalam kesempatan itu, Rea menyanjung timnya yang telah memberinya dukungan sehingga bisa meraih kemenangan. Ia menyebutkan timnya telah menyiapkan motor yang sempurna sejak awal musim. "Terima kasih saya kepada semua tim, setiap anggota tim, dan semua orang dari Kawasaki kembali ke Jepang," ujarnya.

    Namun, ia menyebut sempat mengalami masalah dengan motor Kawasakinya di Donington Park karena kerusakan di ban belakang saat memimpin. Ia menyebut 2015 adalah tahun yang mulus, saya bergabung dengan tim ini dengan motor yang sudah berkembang dengan baik dan menang. Pada 2016, kata dia, lebih istimewa karena memiliki ZX-10RR yang sama sekali baru.

    Baca: Kawasaki Tebar Teaser Z900RS Gaya Retro Modern

    "Kami memiliki banyak keberhasilan musim lalu dan meskipun kami tidak mencetak banyak poin, kami dapat memahami motornya dan itu jauh lebih sulit, jadi tahun ini jauh lebih sulit," ujarnya.

    CRASH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.