Kamis, 16 Agustus 2018

Januari-Agustus, Penjualan Toyota Hilux 4x4 Naik 92,7 Persen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyegaran pada New Toyota Hilux lebih difokuskan pada line up 4x4, baik pada varian Double Cabin maupun Extra Cabin, 2 Oktober 2017. Dok. Toyota

    Penyegaran pada New Toyota Hilux lebih difokuskan pada line up 4x4, baik pada varian Double Cabin maupun Extra Cabin, 2 Oktober 2017. Dok. Toyota

    TEMPO.CO, Jakarta - Toyota Hilux 4x4 mencatat penjualan sebanyak 3.419 unit sepanjang Januari-Agustus 2017. Angka ini meningkat 92,7 persen dibanding penjualan di periode yang sama tahun 2016 sebesar 1.774 unit. Sedangkan total penjualan varian 4x2 atau Single Cabin mencapai 2.279 unit atau meningkat 41,6 persen dibandingkan periode Januari-Agustus 2016 sebesar 1.610 unit.

    Jika ditotal, delapan bulan pertama tahun ini penjualan Hilux mencapai 5.698 unit atau naik 68,4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2016 sebesar 3.384 unit.

    Hari ini, Senin, 2 Oktober 2017, Toyota menyegarkan penampilan Hilux. Salah satu yang mendapatkan ubahan adalah di sektor mesin. Toyota mengklaim mesin baru yang diaplikasikan pada Hilux varian 4x4, double cab maupun single cab, lebih bertenaga namun hemat bahan bakar.

    Baca: Toyota New Hilux Diluncurkan, Simak Perubahannya

    “Berdasarkan hasil survei yang kami lakukan, penyegaran kali ini memang lebih dikhususkan untuk melengkapi kebutuhan pelanggan line up 4x4, baik untuk penggunaan pribadi maupun komersial,” kata Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto, dalam siaran pers, Senin, 2 Oktober 2017.

    Kali ini semua line up 4x4 menggunakan mesin seri yang lebih bertenaga, menggantikan seri sebelumnya 2 KD-FTV VNT.
    Penyegaran pada New Toyota Hilux lebih difokuskan pada line up 4x4, baik pada varian Double Cabin maupun Extra Cabin, 2 Oktober 2017. Dok. Toyota

    Sebagai perbandingan, mesin baru ini mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 149,6 PS, meningkat dibandingkan tenaga mesin sebelumnya yaitu 144 PS  dan torsi maksimum 40,8 kgm meningkat dibandingkan sebelumnya yaitu 35 kgm. Selain itu, Toyota juga mengklaim pemakaian bahan bakar mesin 2GDHI lebih efisien.

    Simak: Modifikasi Toyota Hilux ini Memakan Biaya Rp 140 Juta

    Soerjopranoto menjelaskan, pergantian mesin dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan pelanggan Hilux 4x4 di segmen private maupun komersial. “Pengguna di segmen ini lebih menyukai kendaraan dengan tenaga lebih besar dan desain yang lebih kokoh,” ujarnya.

    Untuk menunjang kinerja mesin 2GDHI, transmisi diubah untuk meningkatkan efisiensi penyaluran tenaga ke empat roda, yaitu dengan menggunakan model RC60 untuk transmisi manual dan AC 60 untuk transmisi otomatis 6-percepatan yang digunakan varian V. Semua line up Hilux 4x4 kini menggunakan velg dan roda berukuran 265/65 R17 sehingga lebih nyaman dikendarai dalam berbagai kondisi, baik on road maupun off road.

    Suspensi pada New Hilux juga dikembangkan agar mampu menahan beban berat dan mampu melewati berbagai medan berat. Selain itu, semua varian Double Cabin 4x4 sudah dilengkapi dengan differential lock agar mampu digunakan untuk melaju di segala medan. Khusus pada varian V, terdapat fitur Hill Start Assist (HSA) yang berfungsi untuk mengatur kendaraan agar tidak meluncur saat turunan dan tidak mundur saat sedang menanjak.

    Di sektor eksterior, New Toyota Hilux 4x4 kini tampil lebih kokoh dan tidak lagi menggunakan air scoop. Secara dimensi, semua varian Hilux 4x4, yaitu Extra Cabin dan Double Cabin (E, G, dan V), kini mempunyai ukuran yang sama yaitu panjang 5.335 milimeter, lebar 1.885milimeter, dan tinggi 1.815milimeter. Toyota menawarkan New Hilux dalam 5 pilihan warna, yaitu Super White II, Silver Metallic, Gray Metallic, Attitude Black Mica dan Crimson Red Metallic yang sebelumnya hanya tersedia pada V grade.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI dan Buah Pikir Ma'ruf Amin, Calon Wakil Jokowi

    Beberapa buah pikiran Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia pilihan Jokowi untuk menjadi wakilnya, yang mengundang komentar publik.