Kata Bos Pramac Ducati: Biaya Terbesar Tim MotoGP Gaji Pembalap

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pembalap MotoGP memulai perlombaan saat ikut berlaga di ajang Grand Prix MotoGP Argentina di sirkuit Termas De Rio Hondo di Rio Hondo, Argentina, 3 April 2016. (Mirco Lazzari gp/Getty Images)

    Sejumlah pembalap MotoGP memulai perlombaan saat ikut berlaga di ajang Grand Prix MotoGP Argentina di sirkuit Termas De Rio Hondo di Rio Hondo, Argentina, 3 April 2016. (Mirco Lazzari gp/Getty Images)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kehidupan MotoGP sangat glamour. Rumah sakit berkelas di depan paddock, sisi lain banyak gadis pendamping yang menemani pembalap sepanjang hari. Makanan mewah yang dihidangkan tiga kali sehari untuk pembalap, anggota tim, dan tamu-tamu tim. Biaya yang dikeluarkan untuk itu semua tak murah. Tapi berapa banyak yang dikeluarkan tim MotoGP selama satu musim?

    Paolo Campinoti, pemilik tim Ducati Octo Pramac, memulai petualangan MotoGP pada 2002 setelah pengalaman di F1 yang saat itu mensponsori Tim Benetton. Idenya adalah untuk mempromosikan perusahaan keluarga Pramac, sebuah perusahaan generator terkemuka, dengan visibilitas yang diberikan oleh MotoGP. Semangat untuk motorsport juga mendukung bisnis perusahaan.

    Baca: Biaya Tim Moto2 Tembus Rp 41 M Setara Tim Satelit MotoGP

    Pramac memulai di MotoGP bersama Honda, sebelum menjadi tim satelit untuk Ducati. Selain balapan, MotoGP telah menjadi alat penting untuk berbisnis dan memperpanjang kontak bisnis. Lampu sorot dalam balapan MotoGP di Qatar, Abu Dhabi atau Singapura, misalnya, menggunakan generator Pramac.

    Manajer tim Francesco Guidotti mengungkap berapa banyak yang akan dibelanjakan pada musim MotoGP tahun lalu dan investasi yang diperlukan untuk menjalankan tim satelit dengan dua pembalap - dalam hal ini Danilo Petrucci dan Scott Redding.

    "Tim Octo Pramac telah 15 tahun berada di paddock MotoGP yang berarti juga bahwa investasi besar untuk membangun tim dari nol dalam hal fasilitas dan peralatan. Hal ini membuat perbedaan banyak angka nol dalam anggaran tahunan."

    Guidotti mengatakan variabel utama dari anggaran tim satelit MotoGP adalah gaji pembalap. "Jika Anda berpikir bahwa Ducati akan membayar Jorge Lorenzo sekitar € 12,5 juta per musim. Dengan uang ini, kami bisa gunakan sepanjang musim dengan dua pembalap."

    Menurut dia, gaji pembalap tergantung dari negosisi. Terkadang, tim menginvestasikan pada paket teknis motor sehingga akan mengurangi gaji pembalap. Soal motor mendapat suplai Ducati GP15s sekitar € 4 juta untuk empat motor dan suku cadangnya.

    Baca: MotoGP: Carlo Pernat Sebut Marquez Bisa Lampaui 9 Gelar Rossi 

    Anggaran untuk staf butuh € 500.000. Duit tersebut untuk biaya 25 orang staf mulai mekanik dan lainnya untuk biaya akomodasi dan transportasi, termasuk makanan selama 18 seri. Gaji anggota tim sekitar 15 persen dari total anggaran.

    Biaya logistik untuk memindahkan barang-barang tim dan peralatan sekitar 26 peti dengan berat 9.000 kilogram. Biaya pengangkutan logistik 8.000 kilogram ditanggung pihak Dorna. Adapun sisanya ditanggung tim dengan biaya € 150-180.000 per musim. Pemindahan dua truk yang mengangkut sepeda dan peralatan mekanik, ditambah biaya perhotelan sekitar € 120.000. Tapi jika membeli truk, biayanya bervariasi dari € 150-300.000.

    Anggaran untuk membangun rumah sakit baru sekitar € 2 juta. Selain itu, biaya operasional € 600-700.000 per musim. Serta menyediakan makanan untuk mekanik tim, mereka juga memberikan pelayanan penyediaan 1.000 makanan. Dalam satu musim mereka menyajikan 900 kilo pasta, 20.000 botol air dan 18.000 minuman ringan.

    Keberadaan sponsor di MotoGP sangat penting karena menutup 65 persen anggaran tim. "Kita hidup berkat sponsor," kata Guidotti.

    BIKESPORTNEWS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.