Kejuaraan Reli Dunia Berpeluang Digelar di Indonesia

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sadikin Aksa. TEMPO/Tony Hartawan

    Sadikin Aksa. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Ikatan Motor Indonesia (IMI) gencar untuk membawa balapan internasional ke Indonesia dan yang cukup berpeluang digelar di Tanah Air di antaranya Kejuaraan Reli Dunia atau WRC serta Kejuaraan Dunia Drifting.

    "Kami beberapa waktu lalu sudah bertemu dengan promotor WRC. Mereka berpikir secara komersial dan bisa saja Indonesia langsung menggelar WRC," kata Ketua Umum IMI Sadikin Aksa di sela Rapat Koordinasi Olahraga dan Wisata IMI 2017 di Jakarta, Rabu, 4 Oktober 2017.

    Menurut dia, jika dilihat dari peluang, kans Indonesia menjadi tuan rumah salah satu seri WRC cukup terbuka, mengingat saat ini tidak ada negara di Asia yang masuk dalam kalender kejuaraan di bawah naungan Federasi Automobil Internasional atau FIA.

    Baca: Toyota Siapkan Mobil untuk Kejuaraan Dunia Reli 2017

    Selain itu, syarat untuk menjadi tuan rumah juga tidak seperti dulu karena harus dipantau dari kejuaraan nasional hingga Asia Pasifik. Saat ini, persyaratan dinilai lebih longgar dan membuat peluang Indonesia menjadi tuan rumah lebih terbuka.

    "Mereka (promotor) bakal bertanya ke tim pabrikan yang ikut di WRC. Apakah mereka ingin balapan di Indonesia. Bicara peluang, kans Indonesia besar," kata pria yang akrab dipanggil Ikin itu.

    WRC sebenarnya bukan hal yang baru bagi Indonesia. Pada 1996-1997, Indonesia masuk kalender balap WRC. Untuk menjadi tuan rumah saat itu, salah satu syaratnya yang harus dipenuhi adalah pernah dan sukses menjadi tuan rumah reli nasional dan Asia Pasifik.

    Simak: Reli Mobil Nasional: Mimpi Rifat, 4 Tahun Lagi Indonesia Ikut WRC

    Selain WRC, kakak pereli internasional Subhan Aksa ini mengaku juga membidik kejuaraan balap mobil yang cukup realistis untuk didatangkan ke Indonesia yaitu Kejuaraan Dunia Drifting seperti yang baru saja digelar di Jepang, 30 September-1 Oktober.

    Jika untuk roda empat membidik WRC dan kejuaraan dunia drifting, untuk roda dua Indonesia sebenarnya sudah masuk kalender internasional di bawah naungan federasi sepeda motor internasional atau FIM yaitu kejuaraan dunia motocross atau MXGP 2018.

    Selain itu, Indonesia juga mempunyai keinginan untuk menggelar MotoGP. Menurut Ikin, hingga saat ini yang paling santer ingin menjadi tuan rumah adalah Sumatera Selatan. Rencananya, sirkuit bakal dibangun di komplek Jakabaring Sport City.

    "Yang pasti peluang untuk masuk kalender 2018 sudah tertutup. Namun, peluang Indonesia tetap terbuka pada musim balap 2019. Indonesia memang menjadi prioritas utama dari FIM maupun Dorna (promotor MotoGP)," tutur pria yang juga seorang pengusaha itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.