Hiroshi Aoyama Gantikan Jack Miller di MotoGP Jepang

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jack Miller beraksi dalam sesi latihan bebas MotoGP Jerman 2017 di Sachsenring. (marcvds.com)

    Jack Miller beraksi dalam sesi latihan bebas MotoGP Jerman 2017 di Sachsenring. (marcvds.com)

    TEMPO.CO, Motegi - Akhir pekan ini, Minggu, 15 Oktober 2017, balap MotoGP akan berlangsung di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang. Jack Miller (Marc VDS) dipastikan absen akibat cedera patah kaki ketika menjalani latihan pada Jumat pekan lalu. Posisinya digantikan oleh mantan juara dunia kelas 250cc tahun 2009 asal Jepang, Hiroshi Aoyama. Ia akan berduet dengan pembalap Marc VDS lainnya, Tito Rabat.

    Aoyama merupakan pembalap berpengalaman yang pernah tampil di kelas utama (MotoGP) 2010-2014. Sejak 2015, namanya tercatat sebagai pembalap penguji tim Honda Racing Corporation (HRC). Ia terlibat langsung dalam pengembangan motor Honda RC213V yang saat ini dikendarai pimpinan klasmen sementara MotoGP dari tim Repsol Honda Marc Marquez.

    Baca: Pembalap Australia Jack Miller Juarai MotoGP Pertama Kali

    “Saya berharap Jack (Miller) segera pulih dari cedera dan bisa balapan di kandang, di Phillip Island, Australia,” kata Aoyama seperti dikutip dari MotoGP. “Sangat tidak menyenangkan balapan untuk menggantikan pembalap yang cedera, tapi saya berharap dapat melakukan tugas dengan baik untuk Jack dan tim di Motegi.”

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada Michael Bartholemy dan Estrella Galicia 0,0 Marc VDS untuk kesempatan yang diberikan di Motedi,” katanya.

    Simak: Pembalap Marc VDS Jack Miller Ukir Sejarah di MotoGP Belanda

    Bartholemy merupakan bos tim Marc VDS. Ia menilai pengalaman Aoyama dalam pengembangan motor HRC sangat berharga bagi tim. “Saya yakin Aoyama akan tampil bagus dan saya berharap ia nyaman dalam menjalani balapan di depan pendukungnya, di Motegi,” ujarnya.

    MOTOGP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.