Kisah Dimas Ekky Menembus 5 Besar di CEV Moto2 Aragon

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dimas Ekky saat berlaga di babak Kualifikasi CEV Moto2 Aragon, MotorLand, Spanyol. 7 Oktober 2017. Dok. AHM

    Dimas Ekky saat berlaga di babak Kualifikasi CEV Moto2 Aragon, MotorLand, Spanyol. 7 Oktober 2017. Dok. AHM

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Astra Honda Racing Team Dimas Ekky Pratama berhasil masuk 5 besar di kejuaraan Moto2 CEV International Championship putaran ketujuh di sirkuit Motorland Aragon, Spanyol, Minggu, 8 Oktober 2017.

    Namun, perjuangan Dimas tak mudah. Ia harus memulai balapan dari posisi ke-11. Tekanan dan konsistensi yang diberikan oleh Dimas sepanjang balapan membuatnya mampu finis ke-5 dalam dua balapan CEV Moto2 European Championship.

    Pada balap pertama CEV Moto2, Dimas Ekky memulai balapan dengan baik dan langsung mengisi grup terdepan bersama tujuh pebalap lainnya. Pebalap asal Depok ini berusaha terus konsisten menjaga ritme balapnya pada posisi ke-8 sepanjang balapan berlangsung.

    Baca: CEV Repsol Moto2 Race 2: Dimas Ekky Sempat Berebut Grid 3, Tapi..

    Namun Dimas membuat aksi balap gemilang pada lap-lap terakhir dengan memacu kencang motornya melewati pebalap-pebalap tangguh lainnya di depannya hingga tikungan terakhir di lap terakhir.

    Dimas berhasil mengakhiri balapan pada posisi ke-5. Pada balap kedua, Dimas kembali menunjukkan tekadnya yang besar dan berhasil masuk ke pertarungan menuju podium dengan dua pebalap lainnya. Pembalap AHRT yang memulai balapan dari posisi ke-11 ini dapat kembali melesat menempati posisi ke-5 pada balap kedua.

    Simak: Balap Motor: Dimas Ekky Start ke-11, Andi Gilang ke-20 di Aragon

    Menurut Dimas, finish ke-5 di 2 balapan merupakan hasil yang bagus di seri CEV Motorland Aragon setelah mendapatkan hasil kualifikasi yang tidak sesuai harapan. “Pada balapan pertama saya finis di urutan kelima setelah bertarung keras. Hasil yang sama pun dapat kembali diulang pada balapan kedua, meski roda saya kerap spinning di tikungan cepat dan kehilangan waktu karena suhu aspal yang makin tinggi," ujar Dimas Ekky.
    Pembalap Astra Honda Racing Team Andi Gilang Farid Izdihar saat beraksi di babak kualifikasi FIM CEV Moto3 di Sikuit Jerez, Spanyol, 16 September 2017. Dok. AHM.

    Pertarungan besar lainnya pada hari itu ditunjukkan oleh Andi “Gilang” Farid Izdihar di CEV Moto3 Junior World Championship. Gilang yang sempat berada di urutan 20, perlahan tapi pasti mampu memperbaiki posisinya. Pada lima lap tersisa, Gilang berhasil menempati posisi ke-10.

    “Saya bisa bertarung di grup kedua dan finis di posisi 10 besar. Ini pertarungan yang sulit dan saya sangat senang dengan hasil ini,” ujar Andi Gilang.

    General Manager Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM) A. Indraputra mengatakan perjuangan pebalap muda Indonesia di ajang balap CEV International Championship hampir memasuki babak akhir dan dukungan akan terus diberikan demi meraih mimpi mereka untuk membanggakan bangsa.

    “Kedua pebalap telah menunjukkan bagaimana mereka berjuang keras untuk meraih mimpinya. Balapan tinggal menyisakan seri terakhir di Valencia pada November mendatang. Kami berharap melalui Astra Honda Racing Team, para pebalap dapat sekali lagi mengibarkan Merah Putih di kejuaraan Eropa ini,” ujar Indraputra.

    Setelah melewati tujuh putaran tahun ini, Dimas Ekky berada di urutan keenam di Kejuaraan Dunia Moto2 dengan 93 poin, sementara Andi Gilang berada di urutan 15 di Kejuaraan Dunia Moto3 Junior dengan 29 poin. Balapan terakhir tahun ini akan diadakan di Valencia pada 18-19 November.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.