Timur Tengah Menjadi Pasar Ekspor Terbesar Toyota Indonesia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kuartal I, Ekspor Toyota Naik 6 Persen

    Kuartal I, Ekspor Toyota Naik 6 Persen

    TEMPO.CO, Jakarta - Kinerja ekspor PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) pada tahun ini menunjukkan peningkatan. Dari data yang dirilis perusahaan, total ekspor kendaraan utuh atau completely built-up (CBU) hingga September lalu mencapai 150.400 unit.

    Capaian tersebut naik 22 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Volume ekspor didominasi produk segmen sport utility vehicle (SUV) Fortuner sebanyak 52.500 unit, low multi-purpose vehicle (LMPV) Avanza 36.100 unit, serta sedan Vios yang mencapai 20.700 unit.

    Baca: Toyota Century Baru Masih Kental Aura Klasik, Ini Kelebihannya

    Kinerja ekspor Toyota sampai September tahun ini telah melampaui target ekspor yang dipatok hingga akhir tahun. Perusahaan tersebut menargetkan kenaikan ekspor CBU hingga akhir tahun sebesar 10 persen.

    Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT TMMIN Bob Azzam menjelaskan, kenaikan ekspor itu disebabkan oleh membaiknya ekonomi yang ditopang naiknya harga minyak di destinasi utama, yakni kawasan Timur Tengah.

    “Sekarang pemerintah di Timur Tengah, terutama Arab Saudi, lagi agresif meningkatkan ekspor kita. Arab menyumbang 35 persen dari total ekspor kami. Sedangkan kawasan Timur Tengah menyumbang 50 persen dari total ekspor,” kata Bob di Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2017.

    Bob menambahkan, peningkatan ekspor itu juga ditopang kemunculan generasi terbaru dari Fortuner dan Vios. “November-Desember tahun lalu ekspor dua model ini tertunda karena ada pembaruan,” tuturnya.

    Baca: Bocoran Toyota Crown Concept Menjelang Tokyo Motor Show 2017

    Selain mengekspor kendaraan utuh, Toyota mengekspor kendaraan terurai alias completely knock-down (CKD). Secara total, ekspor CKD mencapai 35.600 unit, mesin bensin lebih dari 99.850 unit, mesin ethanol lebih dari 7.350 unit, dan komponen kendaraan sekitar 76,6 juta buah.

    Sementara itu, sejak tahun lalu Toyota Indonesia menambah dua produk untuk pasar ekspor, yakni Sienta dan engine R-NR. Jumlah ekspor unit engine R-NR yang dilakukan Toyota Indonesia sepanjang 2017 cukup signifikan, yakni 74.600 unit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.