Selasa, 19 Juni 2018

Mobil Jaguar Mahal, Begini Cara PT WAE Memperluas Pangsa Pasar

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chief Operating Officer PT Wahana Auto Ekamarga, Roland Staehler, bersama Manajer Perencanaan Produk, Pengelolaan Produk dan Pengembangan Jaringan, Tommy Handoko di sela-sela peluncuran mobil Jaguar F-Pace 2.0, di Showroom Jaguar-Land Rover, Jalan Sultan Iskandar Muda no 41, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 12 Oktober 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    Chief Operating Officer PT Wahana Auto Ekamarga, Roland Staehler, bersama Manajer Perencanaan Produk, Pengelolaan Produk dan Pengembangan Jaringan, Tommy Handoko di sela-sela peluncuran mobil Jaguar F-Pace 2.0, di Showroom Jaguar-Land Rover, Jalan Sultan Iskandar Muda no 41, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 12 Oktober 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga yang lebih murah dari model pendahulunya menjadi salah satu faktor PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) selaku agen pemegang merek Jaguar Land Rover di Indonesia menghadirkan Jaguar F-Pace anyar. Targetnya bisa memperluas pangsa pasar produknya.

    "Mungkin 30 persen lah, mungkin lebih baik. Karena dari sisi harga juga jauh sekali Rp 1.549 milyar kan yang ini, sedangkan yang kemarin Rp 1.999, bedanya sudah Rp 400 jutaan," ujar Tommy Handoko, Manajer Perencanaan Produk, Pengelolaan Produk dan Pengembangan Jaringan WAE, di Showroom Jaguar-Land Rover, alan Sultan Iskandar Muda no 41, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 12 Oktober 2017.

    Baca: Sempat Ditawarkan untuk Jokowi, Begini Mobil Kepresidenan Jaguar

    Tommy menjelaskan jika Jaguar F-Pace 3.000 cc dibanderol sekitar Rp 1.9 milyaran, F-Pace anyar hanya Rp 1,5 milyaran. Hal tersebut juga diharapkan menjadi daya dobrak untuk meningkatkan penjualan Jaguar di Indonesia.

    Selain itu, menurut Tomy, harga yang lebih murah bukan berarti mengurangi peminat konsumen untuk membeli model tersebut. Sebab, dari segi desain bentuk, fitur, dan lainnya tidak berbeda dengan model yang lebih mahal. Oleh sebab itu, Jaguar Indonesia juga ingin memperluas target di pasar. 

    Baca: Jaguar Sempat Melobi Agar Jadi Mobil Dinas Jokowi, Hasilnya...

    "Jadi sporty-nya dapat, desainnya bagus, harga lebih murah, lebih irit. Salah satu faktor harga lebih affordable kita targetkan market lebih luas, jadi tentu pasti harga lebih kompetitif lah, tapi dari segi fitur kita tidak mengurangi, kita pertahankan," tutur Tomy," Jadi memang ini kita harapkan dapat dongkrak penjualan, karena basiclly semua fiturnya sama, sportynya dapat tapi harganya jauh lebih murah," katanya.

    GRANDY AJI


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Ini 10 Negara Teraman di Dunia. Indonesia Salah Satunya

    Lembaga survei Gallup baru saja merilis survei negara teraman di dunia. Indonesia masuk sepuluh besar.