Paris Ingin Hentikan Penggunaan Mobil Diesel Mulai 2024

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • VW Stop Penjualan Mobil Diesel di AS

    VW Stop Penjualan Mobil Diesel di AS

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Kota Paris mengatakan ingin menghentikan penggunaan mobil diesel bertepatan dengan penyelenggaraan Olimpiade 2024 di ibu kota Prancis tersebut, dan penggunaan mobil berbahan bakar bensin akan dihapuskan pada 2030.

    Juru bicara Wali Kota Anne Hidalgo menyebutkan target tersebut akan dimasukkan dalam wacana kebijakan iklim baru Paris.

    Kebijakan itu juga lebih ambisius daripada wacana pemerintah Prancis yang ingin menghentikan penjualan mobil diesel dan berbahan bakar bensin pada 2040.

    Baca: Prancis Stop Penjualan Mobil Bensin Sampai Tahun 2014

    Hidalgo, dari Partai Sosialis, berambisi mengatasi masalah kabut asap yang berulang kali menyelimuti Paris dengan memberikan lebih banyak ruang bagi pengendara sepeda, pejalan kaki dan angkutan umum.

    Ia juga membuat kesal para pengguna kendaraan bermotor dengan mengeluarkan larangan kendaraan dari jalan raya sepanjang tiga kilometer yang berada di sisi kanan tepi Sungai Seine yang menghubungkan Museum Louvre dengan Bastille.

    Simak: Honda Hentikan Produksi Mobil Bertenaga Diesel di Eropa

    Riset yang dilakukan oleh badan pemantau kualitas udara mengungkapkan kebijakan itu memberikan kontribusi yang tidak signifikan bagi kualitas udara.

    Pemerintah Kota Paris mengungkapkan pihaknya ingin menjadikan ibu kota sebagai kawasan bebas karbon untuk jangka menengah hingga jangka panjang.

    Pemerintahan Presiden Emmanuel Macron juga telah memprioritaskan perlindungan lingkungan.

    Pada Juli, pemerintah mengumumkan rencana untuk hanya mengizinkan penjualan kendaraan listrik atau hibrida setelah 2040, demikian menurut warta AFP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.