Cerita Dua Bos Astra Honda yang Punya Hobi Touring

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petinggi PT Astra Honda Motor dan awak media memulai touring ke Gunung Kidul dari Hotel Wujil, Unggaran  sabtu 14 Oktober 1017. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    Sejumlah petinggi PT Astra Honda Motor dan awak media memulai touring ke Gunung Kidul dari Hotel Wujil, Unggaran sabtu 14 Oktober 1017. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    TEMPO.CO, Wonosari - Dua bos PT Astra Honda Motor asal jepang, President Director AHM Toshiyuki Inuma, dan Direktur Marketing AHM Shigeto Kimura menggemari touring atau perjalanan jarak jauh menggunakan motor. Keduanya memiliki hobi touring sejak di Jepang sebelum ditunjuk mengembangkan pabrikan Honda di Indonesia.

    "Dari Semarang ke Yogyakarta banyak pegunungan yang indah, ada tanjakan, ada kelokan. Saya sangat enjoy," kata Toshiyuki Inuma, Sabtu 14 Oktober 2017.

    Baca: Kemeriahan Touring Menuju Honda Biker Day

    Perjalanan dimulai dari Hotel Wukil, Ungaran melewati Kope, Cangkringan, Prambanan dan Lapangan Udara Gading, Gunung Kidul menggunakan motor keluaran terbaru Honda CBR 250RR.

    Jarak yang ditempuh mencapai 156 kilometer dengan perjalanan sekitar 5 jam. Sepanjang perjalanan diselingi hujan rintik hingga deras. Namun peserta touring hanya dua kali singgah untuk pakai mantel dan istirahat makan.

    Simak: Di Honda Biker Day, Astra Honda Rilis Motor Baru?

    Inuma mengatakan motor sport Honda 250cc tersebut memiliki tenaga sangat powerfull. Hanya saja, ia mengomentari performa suspensi yang terlalu keras. Hal tersebut karena motor CBR bertema sport. "Suspensinya terlalu keras."

    Bos nomor satu Honda tersebut telah berulang kali ikut dalam acara touring yang digelar pabrikan asal Jepang itu. Misalnya acara touring Medan-Danau Toba dan Puncak-Bogor. Ia juga berulang kali hadir dalam sejumlah acara di daerah.

    Adapun Shigeto Kimura mengatakan terkesan dengan acara touring. Ia mengakui keikutsertaan dalam acara touring Honda adalah yang pertama. "Saya ingin ikut lagi," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara