MotoGP Jepang: Dovizioso Bawa Ducati Menang di Kandang Honda

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso dalam sesi latihan bebas MotoGP Jepang di sirkuit Twin Ring Motegi, Tokyo, 14 Oktober 2017. Foto: Shizuo Kambayashi

    Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso dalam sesi latihan bebas MotoGP Jepang di sirkuit Twin Ring Motegi, Tokyo, 14 Oktober 2017. Foto: Shizuo Kambayashi

    TEMPO.CO, Motegi - Pembalap Ducati asal Italia, Andrea Dovizioso, berhasil memenangi balapan MotoGP Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi, Minggu siang, 15 Oktober 2017. Kemenangan ini menjadi begitu spesial bagi Ducati karena diraih di markas Honda.

    Dovizioso yang memulai start dari posisi ke-9, tampil agresif sejak start dimulai. Di pertengahan lomba, ia sudah berada di grup depan. Hujan yang mengguyur lintasan sejak pagi tak mengurangi aksi saling salip di antara pembalap. Puncaknya terjadi di 10 putaran terakhir. Pembalap tim Octo Pramac Ducati, Danilo Petrucci, yang semula memimpin lomba, berhasil disusul pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez, di lap ke-12. Sejak itu, Marquez berusaha menjaga jarak.

    Baca: Kualifikasi MotoGP Jepang: Zarco Pole, Marquez Ke-3, Rossi, Ke-12

    Tak lama berselang, Petrucci mulai kedodoran dengan ban depan dan akhirnya disalip Dovizioso. Tinggallah Marquez melawan Dovizioso di grup depan. Enam putaran terakhir diwarnai aksi saling salip di antara kedua pembalap ini. Bahkan di lap ke-21, aksi Marquez menyalip Dovizioso di tikungan 14 nyaris membuat keduanya bersenggolan.

    Menjelang lap terakhir, Dovizioso menyerang Marquez hingga titik pengereman terakhir. Puncaknya pada tiga tikungan menjelang finis, dari sisi dalam, Dovizioso berhasil mengambil alih pimpinan lomba. Aksi nekat Marquez sebenarnya nyaris membuat pembalap Spanyol itu memenangi lomba. Di tikungan terakhir menjelang bendera hitam putih dikibarkan, Marquez mampu menyalip Dovizioso, tapi ia sedikit melebar. Kesalahan ini dimanfaatkan Dovizioso hingga finis.

    Simak: Cerita Marc Marquez Gagal Berjudi di Kualifikasi MotoGP Jepang

    Nasib sial menimpa mantan juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi. Pembalap tim Movistar Yamaha MotoGP itu jatuh di lap-lap awal. Ini merupakan kecelakaan kedua Rossi di MotoGP Jepang setelah sebelumnya melintir di latihan bebas 4 (free practice 4/FP4), Sabtu, 14 Oktober 2017.

    Inilah hasil lengkap MotoGP Jepang:
    1. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP17) 47 m 14.236 s
    2. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 47 m 14.485 s
    3. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac (GP17) 47 m 24.793 s
    4. Andrea Iannone ITA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 47 m 33.081 s
    5. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 47 m 37.218 s
    6. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (GP17) 47 m 38.700 s
    7. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 47 m 42.246 s
    8. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* 47 m 43.711 s
    9. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha (YZR-M1) 47 m 50.811 s
    10. Loris Baz FRA Reale Avintia (GP15) 48 m 2.742 s
    11. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 48 m 10.593 s
    12. Katsuyuki Nakasuga JPN Yamaha Factory (YZR-M1) 48 m 14.417 s
    13. Sam Lowes GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP)* 48 m 15.216 s
    14. Hector Barbera ESP Reale Avintia (GP16) 48 m 17.354 s
    15. Tito Rabat ESP EG 0,0 Marc VDS (RC213V) 48 m 17.750 s
    16. Scott Redding GBR Octo Pramac (GP16) 48 m 18.398 s
    17. Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory (RC16) 48 m 20.507 s
    18. Hiroshi Aoyama JPN EG 0,0 Marc VDS (RC213V) 48 m 27.486 s
    Alvaro Bautista ESP Pull&Bear Aspar (GP16) DNF
    Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) DNF
    Karel Abraham CZE Pull&Bear Aspar (GP15) DNF
    Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) DNF
    Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha (YZR-M1) DNF
    Kohta Nozane JPN Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1) DNF

    CRASH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.