Diler Motor Tua di Solo Ini Menjual Honda C50 Hingga Vespa

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemilik Marwan Motor, Marwan, 62 tahun, memamerkan motor tua yang akan dijualnya. Showroom yang menempati rumah Marwan ini menyediakan sekitar 100 motor tua dari berbagai merek dan tipe dengan harga bervariasi. TEMPO/DINDA LEO LISTY

    Pemilik Marwan Motor, Marwan, 62 tahun, memamerkan motor tua yang akan dijualnya. Showroom yang menempati rumah Marwan ini menyediakan sekitar 100 motor tua dari berbagai merek dan tipe dengan harga bervariasi. TEMPO/DINDA LEO LISTY

    TEMPO.CO, Sukoharjo - Di kalangan pecinta motor tua, nama Marwan Motor tentu sudah tidak asing. Showroom rumahan yang sudah hampir berumur 40 tahun di Jalan Slamet Riyadi Nomor 198, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, ini dikenal sebagai salah satu rujukan utama bagi para pemburu motor tua dari berbagai daerah di Indonesia.

    Menurut pemilik Marwan Motor, Marwan, 62 tahun, pamor motor tua kembali melambung di dunia otomotif sejak empat tahun lalu. “Pembelinya mayoritas dari kalangan ekonomi menengah ke atas. Setelah ekonominya mapan, mereka rindu dengan motor-motor semasa mereka muda,” kata Marwan saat ditemui Tempo di tokonya, Rabu 18 Oktober 2017.

    Baca: Bengkel Motor Tua Bermesin Kembar

    Sepanjang 2017, tiap bulan, ayah dari lima anak dan kakek dari delapan cucu itu mengaku bisa menjual sekitar 10 - 20 motor tua dari berbagai merek dan tipe. Jumlah tersebut naik hampir dua kali lipat dibandingkan omzetnya pada tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, belum lama ini ada seorang kolektor langganannya dari luar kota yang langsung memesan sembilan motor tua.

    “Sembilan motor itu di antaranya dua unit Vespa, Honda C50 tahun 1969 yang akrab disebut Pispot, Honda C70 alias Pitung, dan Yamaha Yasi 125 Twin tahun 1969,” kata Marwan. Jika ditotal, harga sembilan motor tua itu mencapai seratusan juta rupiah. Mengingat harga satu Honda Pispot saja mencapai Rp 22 juta. Sedangkan Yamaha Yasi harganya Rp 38 juta.

    Dirintis sejak 1978, koleksi motor tua di Marwan Motor terbilang cukup lengkap dengan harga bervariasi tergantung pada faktor kelangkaan dan orisinalitasnya. Mulai dari kisaran harga Rp 1 - 10 juta seperti Yamaha V80 (Rp 3,5 juta), Honda CG 110 (Rp 7,5 juta), dan Honda Benly S110 (Rp 10 juta); kisaran harga Rp 11 - 20 juta seperti DKW (RP 15 juta), Suzuki GT 185 Twin, dan Honda S90 Series (Rp 16 juta); hingga harga puluhan juta seperti Zundapp 125 cc (Rp 30 juta) dan Puch tahun 1956 (Rp 50 juta).

    Baca: Istimewanya Piaggio Vespa Elegante 150 Special Edition India

    Meski omzetnya besar, jangan dibayangkan Marwan Motor spesialis jualan motor tua seperti showroom motor masa kini yang menempati bangunan luas nan megah, bercat putih bersih, dan lantai mengkilap. Sejak pertama kali didirikan Marwan, saat dirinya masih berumur usia 23 tahun, showroom itu disulap dari ruang tamu yang teduh oleh sebuah pohon kersen di muka rumahnya.

    DINDA LEO LISTY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.