Pasar LCGC, Penjualan Datsun Belum Membaik

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Datsun Go Panca yang di pamerkan dalam acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di BSD City, Tangerang, 12 Agustus 2016. TEMPO/Fajar Januarta

    Mobil Datsun Go Panca yang di pamerkan dalam acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di BSD City, Tangerang, 12 Agustus 2016. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Sepanjang tahun ini, hingga September, Datsun yang bermain di segmen pasar mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) belum menunjukan peningkatan penjualan pabrik ke dealer atau wholesales di Indonesia.

    Saat ini Datsun hanya memliki dua model, yakni Datsun Go, dan Datsun Go+ Panca. Datsun Go dipasarkan mulai Rp114,4 juta on the road Jakarta, adapun Datsun Go+ Panca dibanderol Rp104,8 juta. 

    Pasokan ke dealer merek yang berada di bawah bendera PT Nissan Motor Indonesia ini anjlok 205,62 persen dibandingkan sembilan bulan pertama tahun lalu, atau dari 23.909 unit menjadi 7.823 unit. Merek ini hanya kebagian 4,35 persen pasar mobil murah ramah lingkungan (LCGC).

    Baca: Penjualan Toyota Agya Anjlok, Honda Brio Naik Tipis

    Datsun Go dengan dua baris kursi itu bersaing dengan Toyota Agya, Daihatsu Ayla, dan Suzuki Karimum Wagon R. Adapun Datsun Go+ Panca bersaing dengan LCGC tiga baris kursi, yakni Toyota Calya, dan Daihatsu Sigra.

    Kehadiran Toyota Calya, dan Daihatsu Sigra diduga menjadi penyebab melemahnya penjualan Datsun Go-Panca. Terlihat dari data penjualan LCGC hingga September yang bertumbuh 13,50 persen, dan penguasaan pangsa pasar Toyota Calya, dan Daihatsu Sigra sekitar 49,79 persen.

    Simak: Penjualan Wuling Confero S Kalahkan Mitsubishi Xpander di September 2017

    Sebelum Calya dan Sigra hadir, Datsun masih menguasai 20,86 persen pasar LCGC dalam negeri. Faktor penyebab lainnya adalah Datsun tidak juga meluncurkan varian otomatis produknya.

    Datsun sempat berjanji meluncurkan produk baru di Indonesia sejak tahun lalu. Perusahaan masih merahasikan model teranyar itu akan bermain di kelas LCGC atau tidak.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.