Penjualan Mobil LCGC Turun, Toyota: Pasar Masih Normal

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Agya TRD 1.2 Liter (kuning) dan Toyota Agya tipe G 1.0 Liter di Bukit Jaddih, Madura, 19 Mei 2017. Tempo/Wawan Priyanto.

    Toyota Agya TRD 1.2 Liter (kuning) dan Toyota Agya tipe G 1.0 Liter di Bukit Jaddih, Madura, 19 Mei 2017. Tempo/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto mengatakan penurunan penjualan mobil low cost green car (LCGC) sepanjang September 2017 masih tergolong normal.

    “Saya rasa pasar masih normal. Penurunan di bulan September biasa saja, kondisi sama seperti tahun lalu,” kata Soerjo saat dihubungi Tempo, Rabu, 18 Oktober 2017.

    Menurut Soerjo, pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang berlangsung di ICE, BSD City, Tangerang, 10 Agustus lalu, menjadi salah satu ajang bagi pelanggan melihat dan membeli langsung kendaraan. Hanya, kata dia, GIIAS bukan satu-satunya kegiatan yang memikat penjualan. Sebab, sebelum GIIAS, ada mudik Lebaran dan libur sekolah. “Momentumnya pas untuk membeli mobil,” ujarnya.

    Baca: Penjualan Mobil Bulan Agustus Hanya Naik 0,18 Persen

    Meski tren di September turun, Soerjo mengaku, secara total, penjualan entry level masih tumbuh. “Terus terang tahun ini cukup menantang, ya, pasar otomotif di Indonesia, tapi kami bersyukur penjualan tahun ini masih meningkat sekitar 5 persen dibanding tahun lalu,” ucapnya.

    Saat ditanya tentang ancaman Wuling Confero S yang pada September lalu terjual 1.391 unit, Soerjo justru menekankan keuntungan bagi konsumen karena memiliki lebih banyak pilihan saat membeli mobil.

    Simak: Mobil Terlaris di Segmen Low MPV Sepanjang September 2017

    Toyota, kata dia, akan berusaha menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, termasuk di entry level. “Kami tentu berharap pasar otomotif selama tiga bulan ke depan akan mengalami kenaikan sehingga bisa menutup penjualan tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu,” tuturnya.

    Sepanjang September 2017, total penjualan mobil mencapai 87.645 unit. Hampir setengahnya merupakan kontribusi penjualan dari grup Astra yang mencapai 44.911 unit. Sedangkan penjualan pada pasar LCGC mencapai 17.627 unit, sebanyak 13.109 unit di antaranya merupakan penjualan LCGC grup Astra dengan market share mencapai 74 persen.

    Sedangkan total penjualan produk Toyota sepanjang Januari-September 2017 mencapai 288.850 unit, naik dibanding penjualan di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 275.056 unit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.