Menteri Airlangga Hartarto Test Drive Mitsubishi Electric Vehicle

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melakukan test drive electric vehicle produksi Mitsubishi Motors di Okazaki, Prefektur Aichi, Jepang pada Kamis, 19 Oktober 2010. BISNIS

    Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melakukan test drive electric vehicle produksi Mitsubishi Motors di Okazaki, Prefektur Aichi, Jepang pada Kamis, 19 Oktober 2010. BISNIS

    TEMPO.CO, Okazaki - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mencoba empat mobil electric vehicle (mobil listrik) dan plug-in hybrid electric vehicle (EV/PHEV) produksi Mitsubishi Motors.

    Test drive tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke pabrik Mitsubishi Motors di Okazaki, Prefektur Aichi, Jepang, pada Kamis, 19 Oktober 2017. 

    Baca: Kemenperin Akan Uji Coba 10 Prototipe Mobil Listrik

    Kendati cuaca hujan, Menperin tampak bersemangat mencoba empat jenis EV/PHEV yang diproduksi Mitsubishi Motors. Empat tipe yang diuji coba, yakni Outlander PHEV, Pajero Sports, Xpander, dan i-MiEV.

    "Ini bagus Mitsubishi Xpander, made in Indonesia," ujarnya di Okazaki, Jepang, Kamis, 19 Oktober 2017. 

    Simak: Mitsubishi Komitmen Suplai 10 Unit Mobil Listrik untuk Diujicoba 

    Test drive juga dilakukan oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) I Gusti Putu Suryawirawan. Putu memilih Mitsubishi Outlander PHEV sebagai favoritnya.

    "Paling ok yang hitam, karena PHEV kalau baterai habis, bisa otomatis plug-in dari bensin untuk mengisi daya baterai," tuturnya.

    Sebelum test drive, Menperin menyimak pemaparan tim EV/PHEV Mitsubishi Motors. Kemenperin dan Mitsubishi Motors tengah menjajaki kolaborasi pengembangan EV/PHEV di Indonesia dengan mendatangkan 10 unit prototipe ke Indonesia pada Desember 2017.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.