Tokyo Motor Show: Daihatsu DN Pro Cargo Siap Debut

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daihatsu DN Pro Cargo Concept akan dipamerkan di Tokyo Motor Show di Tokyo Big Sight, Tokyo, Jepang, mulai 25 Oktober 2017. (Dok. Daihatsu)

    Daihatsu DN Pro Cargo Concept akan dipamerkan di Tokyo Motor Show di Tokyo Big Sight, Tokyo, Jepang, mulai 25 Oktober 2017. (Dok. Daihatsu)

    TEMPO.CO, Jakarta - Daihatsu Motor Co., Ltd. (Daihatsu) melakukan world premier empat produk terbarunya, serta satu produk peluncuran perdana pasar Jepang di ajang The 45th Tokyo Motor Show 2017 yang akan digelar di Tokyo Big Sight, 25 Oktober—5 November.

    Salah satu produk terbaru yang akan diluncurkan secara perdana secara global adalah DN Pro Cargo, di samping DN Compagno, DN U-Space, Trec DN, dan DN Multisix.

    DN Pro Cargo adalah mobil listrik (EV) komersial yang mengejar kenyamanan kendaraan mini Easy saat ditumpangi para wanita maupun manula. Lantai rendah dan datar menghasilkan ruang interior yang luas, sementara ruang bagasinya juga didesain sangat nyaman.

    Baca: Mobil-mobil Konsep Ini Akan Meramaikan Tokyo Motor Show

    DN Pro Cargo mewarisi kemudahan yang diberikan Midget, model kendaraan yang diluncurkan pada 1957, kepada berbagai sektor industri. Kendaraan ini berlantai rendah sehingga memudahkan masuk dan keluar bagi wanita maupun manula.

    Bahkan, mereka bisa bergerak di dalam kabin karena interior mobil yang tinggi 1.600 mm. Tak hanya itu, susunan ruang bagasi bisa diubah apabila diperlukan.

    Simak: Mobil Konsep Honda Sport EV Siap Debut di Tokyo Motor Show

    Mobil konsep ini didesain untuk menjawab tren dan kebutuhan masyarakat, seiring dengan populasi Jepang yang terus bertambah usia, dan pada saat bersamaan, kesempatan kerja bagi wanita meningkat.

    Daihatsu DN Pro Cargo dilahirkan untuk menjadi sahabat bagi mereka yang akif bekerja di berbagai sektor industri.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.