Penalti Menanti Brendon Hartley di Debut F1 GP Austin

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Toro Rosso Brendon Hartley (Selandia Baru) menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers di F1 GP Austin, Texas, Amerika Serikat, Kamis, 19 Oktober 2017. (AP Photo/Eric Gay)

    Pembalap Toro Rosso Brendon Hartley (Selandia Baru) menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers di F1 GP Austin, Texas, Amerika Serikat, Kamis, 19 Oktober 2017. (AP Photo/Eric Gay)

    TEMPO.CO, Austin - Brendon Hartley kemungkinan besar akan menjalani debut F1 Grand Prix Austin dengan start dari belakang. Pembalap rookie tim Toro Rosso ini diprediksi akan menerima hukuman penalti 30 grid setelah tim memutuskan mengganti mesin mobil yang akan dia kendarai pada balapan akhir pekan ini. Hartley akan mengendarai mobil Toro Rosso yang selama dua balapan terakhir dikendarai Pierre Gasly.

    Baca: Brendon Hartley Gantikan Pierre Gasly GP F1 Austin

    Team Principal Toro Rosso, Franz Tost, mengatakan kepada Autosport Hartley akan menggunakan paket mesin baru untuk GP Austin. Menurut Tost, keputusan mengganti mesin ini sudah dibuat sebelum tim menunjuk Hartley untuk menggantikan Gasly di GP Austin.

    Simak: Begini Persiapan Sean Gelael Sebelum Terjun di FP1 F1 Austin

    Meski penalti tersebut belum diumumkan secara resmi, penggantian paket mesin baru setidaknya akan mendapatkan hukuman penalti mundur 30 grid.

    Menurut laporan Autosport, pembalap Red Bull, Max Verstappen, juga akan mengganti mesin baru. Artinya, Max kemungkinan besar juga akan mendapatkan penalti start dari belakang. "Kami belum tahu. Lihat saja besok (Jumat, 20 Oktober 2017)," kata Max.

    AUTOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.