Galang Hendra Pratama di Posisi Ke-11 FP1 WorldSSP300

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Galang Hendra Pratama melakukan latihan dengan Yamaha YZF-R3 di Italia.

    Galang Hendra Pratama melakukan latihan dengan Yamaha YZF-R3 di Italia.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap muda Indonesia Galang Hendra Pratama tampil apik latihan bebas pertama di balap motor WorldSSP300 di Jerez, Spanyol, Jumat, 20 Oktober 2017. Galang yang tergabung di Team MOTOXRACING mencatat waktu 1 menit 57,142 detik atau hanya terpaut 1 detik dari pembalap tercepat A. Coppola (SK Racing) yang mencatat waktu 1 menit 56,072 detik.

    Manager tim Yamaha Racing Indonesia Wahyu Rusmayadi yang hadir di Jerez mengatakan bahwa Galang sempat berada di peringkat ke-4 saat latihan bebas pertama masih menyisakan waktu 15 menit. Posisinya sedikit turun menjadi ke-8 saat sesi latihan bebas tinggal 4 menit.

    Baca: Cerita Galang Hendra Soal Gagal pada Debut WorldSSP300 

    "Akhirnya finish di posisi ke-11 tercepat," katanya melalui pesan singkat kepada Tempo melalui pesang singkat WhatsApp, Jumat, 20 Oktober 2017.

    Wahyu mengungkapkan cuaca di Jerez berubah-ubah dalam tiga hari terkahir. Saat tiba di Jerez tiga hari lalu, suhu udara mencapai 17 derajat celcius, lalu berkisar di suhu 23 deracat celcius pada Kamis (19 Oktober) dan hari ini lumayan panas di suhu 27 derajat celcius.

    Simak: Siap Berlaga di WSSP 300, Galang Hendra Telah Tiba di Madrid

    Menurut Wahyu, Galang Hendra masih ditangani oleh mekanik yang sama seperti ketika ia berlaga di sirkuit Portimao, Portugal, bulan lalu. Sementara itu, pembalap Indonesia lainnya yang bergabung di tim Pertamina Almeria Racing Team Ali Adrian Rumsiputro berada di peringkat ke-4 tercepat dengan waktu 1 menit 56,687 detik.

    Latihan bebas kedua WorldSSP300 akan kembali dilakukan nanti malam waktu Indonesia mulai pukul 22.00 hingga 22.30 (WIB).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.