Tokyo Motor Show 2017 Tampilkan Mobil Berteknologi Tinggi

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung memadati sejumlah booth yang ada dalam pagelaran Tokyo Motor Show di Tokyo, Jepang, 29 Oktober 2015. Sejumlah produsen kendaraan bermotor ikut ambil bagian dalam pameran otomotif terbesar di Jepang ini. AP Photo

    Pengunjung memadati sejumlah booth yang ada dalam pagelaran Tokyo Motor Show di Tokyo, Jepang, 29 Oktober 2015. Sejumlah produsen kendaraan bermotor ikut ambil bagian dalam pameran otomotif terbesar di Jepang ini. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Japan Automobile Manufacturers Association (JAMA) akan menyelenggarakan Tokyo Motor Show (TMS) ke-45 yang berlangsung selama 10 hari, mulai 27 Oktober-5 November 2017 di Tokyo Big Sight, Tokyo, Jepang.

    Pameran otomotif dua tahunan ini mengusung tema “BEYOND THE MOTOR”. Kegiatan ini akan diikuti oleh 15 brand dari 14 pabrikan Jepang dan 19 brand dari 13 pabrikan global.

    Baca: Tokyo Motor Show: Daihatsu DN Pro Cargo Siap Debut

    Sebanyak 153 perusahaan dan organisasi dari 10 negara akan menyajikan pertunjukan dengan lengkap, meliputi pameran mobil, kendaraan komersil, sepeda motor, karoseri, suku cadang dan body kendaraan, mesin otomotif, peralatan otomotif, dan layanan jasa yang terkait otomotif.

     “Kami berharap untuk bisa memberikan pertunjukan teknologi terbaik di dunia,” kata Hiroto Saikawa, Ketua JAMA dan Presiden Nissan Motor Co., Ltd, dalam siaran pers yang diterima Tempo, Jumat, 20 Oktober 2017. “Kami ingin pengunjung melihat kecanggihan teknologi dari perusahaan-perusahaan Jepang.”

    Sebagai bagian dari rangkaian Tokyo Motor Show 2017, JAMA juga mempersembahkan acara khusus yaitu “TOKYO CONNECTED LAB 2017”, yang akan memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan relevansi dan nilai baru yang diberikan oleh masyarakat yang mobile di masa depan.

    Simak: Mobil-mobil Konsep Ini Akan Meramaikan Tokyo Motor Show

    Tokyo Connected Lab terdiri dari tiga bagian, yaitu The Future, The Maze dan The Meet Up. Ketiga program tersebut akan memberikan penjelasan akan nilai-nilai tersebut dengan cara yang mudah dimengerti.

    THE FUTURE – Memvisualisasikan mobilitas Tokyo di masa depan

    Saat memasuki The Future, pengunjung akan menghadapi visual interaktif di tegah kota masa depan. Pengunjung akan memberikan gagasan mengenai mobile society dengan enam konsep utama (kebaikan sosial, universal, bergerak, berkendara, pribadi dan berbagi). Setelah memberikan gagasan, area berbentuk dome ini akan mulai mewujudkan ide pengunjung dengan proyeksi visual 360 derajat. Area ini dapat menampung hingga 300 pengunjung.

    THE MAZE - Terhubung dengan Tokyo di masa depan

    Memasuki area The Maze, pengunjung akan dimanjakan dengan konektivias antara mobil, pengendara dan infrastruktur kota. Pengunjung akan merasakan sensasi mengendarai kendaraan di dalam labirin masa depan menggunakan virtual reality dengan mengambil set Tokyo yang futuristik dan saling terhubung.

    THE MEET UP - Bertukar ide tentang mobilitas di masa depan

    Kolaborasi dengan portal berita NewsPicks, THE MEET UP adalah rangkaian diskusi yang dibuat khusus untuk menyelaraskan konsep dari tema “BEYOND THE MOTOR”. Berbagai topik diskusi akan dibahas, mulai dari inovasi industri otomotif, konektivitas mobil, Internet of Things (IoT), hingga teknologi swakemudi.

    Di tahun ini, Tokyo Motor Show juga membuat virtual press room (VPR) untuk keperluan jurnalis di Indonesia. VPR tersebut berisi informasi-informasi penting mengenai TMS yang sudah dikurasi dari berbagai pabrikan yang berpartisipasi di TMS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.