Balapan MotoGP Australia Agresif, Marquez: Lebih Menarik dari F1

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pembalap Honda Marc Marquez dari Spanyol saat memimpin balapan dalam Grand Prix MotoGP Australia di Phillip Island, Australia, 22 Oktober 2017. AFP PHOTO/PETER PARKS

    Aksi pembalap Honda Marc Marquez dari Spanyol saat memimpin balapan dalam Grand Prix MotoGP Australia di Phillip Island, Australia, 22 Oktober 2017. AFP PHOTO/PETER PARKS

    TEMPO.CO, Jakarta - Marc Marquez mengatakan tak mempermasalahkan balapan yang agresif di MotoGP Australia. Pembalap Repsol Honda itu menyebut balapan agresif mendorong popularitas MotoGP dibandingkan dengan Formula 1 (F1). "Tentu saja ada batasnya, tapi hari ini normal. Keagresifan itu dengan beberapa kali pembalap bersenggolan, namun masih pada batas. Inilah yang mengerek popularitas MotoGP dibandingkan F1," ujar Marquez.

    Marquez mengungkapkan gaya balap agresif tak bagus bagi pembalap yang mengejar juara dunia. "Mereka agresif dan saya pun memainkan cara yang sama agresif. Tapi tentu saja itu berbahaya dan saya berusaha menjaga, satu kecelakaan akan menjadi bencana dengan poin nol," ucapnya.

    Baca: Rossi Bicara Peluang Dovizioso Rebut Gelar MotoGP dari Marquez

    Dalam balapan itu, Marquez sempat bersenggolan dengan Valentino Rossi di tikungan cepat 2. Bahkan, wearpack Marquez terlihat bekas ban Rossi. Untungnya dalam senggolan itu, Rossi memilih melebar dan tak terjadi insiden kecelakaan. Aksi senggolan juga terjadi antara Rossi dengan Johann Zarco dan Andrea Iannone.

    Soal insiden kontak dengan Rossi , Marquez mengatakan bahwa dia pikir dia telah berhasil lolos sampai dia menyadari ada senggolan. "Jujur saja, saya pikir saya berada di depan Vale tapi tiba-tiba rasanya motor saya naik sendiri dan dalam satu saat saya bilang, oke saya akan berhenti. Saya menutup gas dan untungnya kita tak jatuh dari motor. "

    Baca: Hasil Klasemen MotoGP Australia: Marquez Makin Kokoh, Dovizioso..

    Rossi mengatakan beberapa kali mengalami kontak dengan beberapa pembalap dan mengatakan tidak ada ruang untuk lolos. "Saya melihat ban motor tidak memiliki ruang, tapi saya tidak tahu siapa itu. Saya sangat penasaran, apakah itu Marquez, Iannone atau Zarco karena sangat sulit dimengerti," kata Pembalap Italia itu.

    Maverick Vinales, yang menyelesaikan podium di posisi ketiga di MotoGP Australia mengatakan mengalami senggolan dengan Iannone juga dengan Valentino Rossi dan Marc Marquez. "Ini balap, kami selalu berusaha sebaik mungkin dan saya pikir cukup bagus dan bagus untuk melihat pertarungan selama balapan."

    CRASH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.