Toyota Concept-i Ini Mampu Mengenali Mood Pengemudi

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Motor Corporation mengumumkan akan memamerkan mobil konsep masa depan yang diberi nama Toyota Concept-i Series di Tokyo Motor Show, 25 Oktober 2017. (Tokyo Motor Corporation)

    Toyota Motor Corporation mengumumkan akan memamerkan mobil konsep masa depan yang diberi nama Toyota Concept-i Series di Tokyo Motor Show, 25 Oktober 2017. (Tokyo Motor Corporation)

    TEMPO.CO, Tokyo - Inovasi teknologi pada mobil tak mengenal batas dan ruang. Toyota misalnya, mengenalkan teknologi yang mungkin tak pernah ada di benak kita, yakni, membangun hubungan emosional antara kendaraan dengan manusia. Inovasi ini menempatkan sebuah mobil bukan hanya sebagai kendaraan transportasi belaka, tapi lebih sebagai partner yang mengiringi kehidupan sehari-hari manusia.

    Hal ini diaplikasikan Toyota Motor Corporation (TMC) melalui mobil konsep masa depan yang diberi nama Toyota Concept-I Series. Sebuah mobil konsep yang membangun konektivitas antara manusia dengan mobil itu sendiri. Mobil ini dikenal dengan sebutan ‘aisha’,  yang dilengkapi artificial intelligence (kecerdasan buatan).

    Baca: Toyota Concept-i Series Hadir di Tokyo Motor Show 2017

    Project General Manage Toyota Motor Corporation untuk pengembangan Concept-i Series Makoto Okabe mengatakan bahwa mobil konsep masa depan Toyota ini tidak hanya memiliki desain futuristik seperti mobil-mobil konsep pada umumnya. Tapi mobil konsep ini diklaim Toyota sebagai mobil masa depan yang mampu mendeteksi emosi pengemudi.

    “Melalui kamera yang terpasang pada dashboard, Concept-i mampu membaca mimik muka atau bahasa tubuh pengemudi. Jadi tidak heran bila Concept-i ini mampu mengetahui mood pengemudi itu apakah sedang bahagia, sedih, atau kelelahan,” kata Okabe kepada sejumlah jurnalis dari berbagai negara dalam presentasi produk di Happo-en, Tokyo, Jepang, Selasa, 24 Oktober 2017.

    Simak: Toyota Akan Uji Mobil Swakemudi pada 2020

    Seolah mengerti dengan emosi pengemudi, mobil akan otomatis mengarahkan pengemudi ke kondisi yang lebih baik lagi. Atau bahasa yang lebih mudah dipahami adalah, mobil ini akan mengembalikan kondisi atau mood pengemudi menjadi lebih baik lagi sehingga meminimalisasi kecelakaan.

    Meter cluster tak lagi tampak seperti pada dashboard mobil konvensional. Tapi dialihkan ke layar kaca, persis di depan mata dengan pandangan lurus ke depan. Desain dalam interior juga dibuat sedemikian rupa sehingga meninggalkan estetika mobil konvensional pada umumnya. “Mobil ini juga mengedepankan pengalaman ‘fun to drive’,” ujarnya.

    Mobil konsep ini secara resmi akan dipamerkan untuk pertama kalinya di Jepang pada pameran otomotif Tokyo Motor Show di Tokyo Big Sight, Tokyo, mulai 25 Oktober 2017. Mobil ini akan ditampilkan bersama dua mobil konsep lainnya yakni Concept-i RIDE dan Concept-i WALK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.