Tokyo Motor Show 2017 Dibuka, Toyota Pamer 8 Mobil Konsep

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Motor Corporation memamerkan 8 mobil konsep di pameran otomotif Tokyo Motor Show yang dilaksanakan di Tokyo Big Sight, Tokyo, 25 Oktober 2017. Salah satu mobil konsep itu adalah Toyota Concept-i Series. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Toyota Motor Corporation memamerkan 8 mobil konsep di pameran otomotif Tokyo Motor Show yang dilaksanakan di Tokyo Big Sight, Tokyo, 25 Oktober 2017. Salah satu mobil konsep itu adalah Toyota Concept-i Series. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Tokyo - Hari ini pameran otomotif dua tahunan Tokyo Motor Show dibuka. Toyota Motor Corporation memamerkan delapan mobil konsep terbaru. Kedelapan mobil konsep tersebut adalah Fine-Comfort Ride (FCV Concept), SORA (FC Bus), Concept-i Series, TJ Cruiser, GR Hybrid Sports Concept, Crown, Century, dan JPN Taxi.

    Executive Vice President Toyota Motor Corporation Didier Leroy mengatakan Toyota menciptakan inovasi penting dalam dunia otomotif, yang bukan hanya kendaraan ramah lingkungan, melainkan juga ramah untuk manusia.

    Baca: Toyota Sora Fuel Cell Concept Hadir di Tokyo Motor Show

    “Manusia mencintai mobil. Sebaliknya, mobil juga dapat mencintai manusia,” kata Leroy dalam sambutannya di hadapan ratusan wartawan dari seluruh dunia pada pembukaan Tokyo Motor Show di Tokyo Big Sight, Tokyo, Rabu, 25 Oktober 2017.

    Menurut Leroy, sebagian mobil konsep yang dipamerkan ini didesain untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang berkebutuhan khusus, termasuk penyandang disabilitas dan manula.

    Simak: Bocoran Toyota Crown Concept Menjelang Tokyo Motor Show 2017

    Concept-i, misalnya, meski secara dimensi termasuk mungil, mobil ini memiliki pintu yang lebar. Desain lantainya rendah sehingga memudahkan penyandang disabilitas masuk dan keluar mobil. Begitu pula dengan kursi roda, dapat dilipat dan masuk ke dalam kabin. Mobil konsep ini juga mengunggulkan fitur yang mampu membaca atau mendeteksi mood pengemudi.

    Adapun JPN Taxi dirancang sedemikian rupa sehingga manula dan penyandang disabilitas dapat memasuki atau keluar dari kendaraan dengan mudah. Lantainya sengaja dibuat rata dan rendah. Atapnya lumayan tinggi. Melalui JPN Taxi, TMC berharap Tokyo dan Jepang, khususnya, memiliki ikon taksi seperti di London dan New York. Menariknya, JPN Taxi ini menggunakan mesin 1.5L berbahan bakar liquefied petroleum gas (LPG).

    Pejabat Toyota Motor Corporation yang berwenang dalam pengembangan JPN Taxi, Hiroshi Kayukawa, menyebut mesin yang akan digunakan untuk JPN Taxi serupa dengan mesin Toyota Sienta. “Menggunakan mesin Sienta, tapi ada sedikit pengembangan karena mesin ini nantinya menggunakan bahan bakar LPG,” kata Kayukawa.

    Lalu ada bus SORA, bus berbahan bakar fuel cell. Selain ramah lingkungan, bus ini ramah terhadap penumpangnya. Desain lantai rendah memudahkan penumpang masuk dan keluar.

    Project General Manager Next Generation Vehicle Planning Department TMC Kenji Gondo mengatakan Toyota menargetkan 100 bus SORA beroperasi bertepatan dengan agenda Tokyo 2020 Paralympic Games. “Bus ini akan siap beroperasi pada 2020,” ujarnya.

    Kejutan lain yang dilakukan Toyota di Tokyo Motor Show adalah menghidupkan kembali Toyota Century. Mobil ini terakhir kali mengalami penyegaran pada 1997. Century merupakan sedan mewah yang dibuat secara manual. Penggunanya orang kaya Jepang hingga pejabat pemerintah. Salah satu keunggulan mobil tersebut desain lantai rendah dan jok bagian belakang memudahkan masuk dan keluar wanita Jepang yang berbusana tradisional kimono. Sayang, mobil ini hanya akan dipasarkan di Jepang. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.