Mantan Bos HRC Kunjungi Paddock Dimas Ekky Berikan Dukungan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dimas Ekky Pratama berbincang dengan mantan Wakil Presiden Honda Racing Corporation (HRC) Shuhei Nakamoto di sela latihan bebas Moto2 Malaysia, Jumat 27 Oktober 2017. Sumber: Facebook Astra Honda Racing Team

    Dimas Ekky Pratama berbincang dengan mantan Wakil Presiden Honda Racing Corporation (HRC) Shuhei Nakamoto di sela latihan bebas Moto2 Malaysia, Jumat 27 Oktober 2017. Sumber: Facebook Astra Honda Racing Team

    TEMPO.CO, Jakarta - Dimas Ekky Pratama, pembalap Indonesia yang berlaga di Moto2 Sepang, Malaysia, sempat dikunjungi mantan bos HRC, Shuhei Nakamoto. Dalam akun Facebook resminya, Astra Honda Racing Team menuliskan kunjungan istimewa Shuhei Nakamoto disebut sebagai special coach. Kunjungan dilakukan pada sesi latihan bebas, Jumat, 27 Oktober 2017.

    "Siang ini paddock Dimas Ekky sangat spesial. Mendapat kunjungan spesial dari Shuhei Nakamoto," begitu pernyataan resmi Astra Racing Team. Dimas terlihat sangat akrab dengan Nakamoto.

    Baca: Dimas Ekky Balap Moto2, Deretan Pembalap Sudah Berkiprah di Dunia

    Setelah pensiun, mantan Wakil Presiden Honda Racing Corporation (HRC) ini menjabat sebagai Penasihat Khusus MotoGP di Dorna Sports, S.L. Dia berperan dalam manajemen dan organisasi departemen Promosi Talenta bersama Alberto Puig. Juga menangani kejuaraan Asia Talent Cup, British Talent Cup, dan European Talent Cup. Nakamoto juga mendukung dan berkoordinasi dengan para pembalap Asia dan mencetak generasi pembalap masa depan.

    Pada masanya, Nakamoto mampu mengantarkan Marc Marquez menjadi juara dunia tiga kali pada 2013, 2014, dan 2016.

    Dimas Ekky Pratama berbincang dengan mekanik Gresini Racing dan Shuhei Nakamoto di sela sesi latihan bebas Moto2 di Sepang, Malaysia, Jumat 27 Oktober 2017. Sumber: Astra Honda Racing Team

    Dimas Ekky Pratama memulai debut Moto2 di Sirkuit Sepang, Malaysia, akhir pekan ini. Ia berada di tim Federal Oil Gresini Moto2 untuk menggantikan Jorge Navarro.

    "Ini akan menjadi kali pertama bagi saya balapan di sirkuit ini dengan trek penuh. Saya akan berjuang dengan segenap daya dan upaya untuk mendapatkan feeling yang bagus dengan sepeda motor dan ban. Jika semuanya berjalan lancar, saya akan berjuang meraih poin," ujar Dimas, seperti dikutip dari laman www.astra-honda.com.

    Baca: Diminta ke Sepang, Dimas Ekky Mengira Mau Nonton, Ternyata Balap

    Pembalap berusia 25 tahun asal Depok ini akan melakukan debut kejuaraan dunia dengan tim yang memiliki hubungan sejarah dan sangat penting melalui sponsor dan mitranya di Indonesia. Dimas Ekky Pratama yang kini berada di urutan keenam klasemen CEV Moto2 dengan satu podium finis tahun ini, akan berlomba di Moto2 dengan nomor start 26.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.