Morbidelli Juara Moto2: Berawal dari Akademi 46 Valentino Rossi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Franco Morbidelli (marcvds.com)

    Franco Morbidelli (marcvds.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Franco Morbidelli, pembalap Italia, bisa meraih juara dunia Moto2 setelah Thomas Luthi dipastikan absen pada seri Malaysia, Ahad, 29 Oktober 2017. Selama musim ini, Morbidelli mampu mendominasi seperti halnya Johann Zarco pada tahun lalu. Ia mampu memenangi 8 balapan dari total 16 seri.

    Ayah Morbidelli berasal dari Roma dan ibunya berasal dari Brasil. Keluarganya pindah dari Roma ke Tavullia, markas juara dunia sembilan kali Valentino Rossi, saat berusia 10 tahun. Kedekatan Morbidelli dengan Rossi, karena ayah dua pembalap Italia itu merupakan bersahabat dekat, dan hal itu menular ke keduanya.

    Baca: Moto2 Malaysia: Luthi Tak Tampil, Morbidelli Juara Dunia Moto2

    Rossi melihat bakat Morbidelli sekitar sembilan tahun lalu. Ia kemudian mengajak Morbidelli untuk berlatih off road di sirkuit miliknya. Morbidelli pun direkrut dalam Akademi 46, sekolah pembalap milik Rossi.

    Pembalap berambut keriting itu masuk ke tim Italia yang didanai oleh Federasi Motor Italia atau semacam IMI di Indonesia. Tim ini bermain di Kejuaraan Eropa Superstock 600 dengan motor Kawasaki pada 2013. Atas talenta itu, tim Italtrans memintanya bergabung pada 2014 dalam kejuaraan Moto2. Morbidelli menyelesaikan dengan peringkat ke-11. Saat itu menjadi saat yang sulit bagi Morbidelli karena ayahnya bunuh diri.

    Pada musim 2105, Franco meningkat ke posisi kesepuluh di tim Italtrans. Pada 2016, Marc VDS merekrut Morbidelli untuk mengisi kekosongan kursi yang ditinggalkan Tito Rabat setelah naik ke MotoGP. Tahun lalu, Morbidelli menegaskan kemampuannya dengan posisi keempat di klasemen Kejuaraan Dunia Moto2.

    Baca: Terjun ke MotoGP, Morbidelli Disebut Ahli Waris Valentino Rossi

    Franco Morbidelli menjadi pembalap Italia pertama kali juara dunia Moto2 sejak kelas ini dibuka pada 2010. Namun, ia menjadi pembalap Italia ke-14 yang meraih juara dunia di kelas Moto2 dan GP 250. Balapan Sepang merupakan balapan ke-70. Dia telah meraih 19 podium finis sejauh ini, debut balapnya yang memulai balap GP di Misano pada 2013 sebagai wildcard.

    SPEEDWEEK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?