Selain GIIAS, Gaikindo Gelar Pameran Industri Mobil Niaga 2018

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerahan 10 unit pertama FE 74 Long Colt kepada PT Kita Ananda di booth Mitsubishi Fuso pada pameran GIIAS 2017. Dok KTB

    Penyerahan 10 unit pertama FE 74 Long Colt kepada PT Kita Ananda di booth Mitsubishi Fuso pada pameran GIIAS 2017. Dok KTB

    TEMPO.CO, Jakarta -  Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) komitmen terus mendorong pertumbuhan industri otomotif Indonesia dengan menghadirkan dua pameran otomotif, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) akan tetap hadir pada pertengahan 2018. Dan yang terbaru adalah Gaikindo akan menghadirkan pameran khusus kendaraan komersial, Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018, yang akan berlangsung pada 1–4 Maret 2018, di Jakarta Convention Center (JCC).

    Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo mengungkapkan alasan mengapa Gaikindo akhirnya menghadirkan sebuah pameran yang fokus pada industri kendaraan komersial Indonesia. “Industri kendaraan komersial Indonesia memiliki prospek yang sangat positif ditengah tumbuhnya infrastuktur Indonesia, dan membaiknya harga komoditas serta industri mining. Dan saat ini GIICOMVEC akan menjadi momentum yang sangat tepat untuk mendorong industri kendaraan komersial di Indonesia,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Senin 30 Oktober 2017.

    Baca: Aturan Impor IKD Disahkan, Gaikindo: Memacu Produk yang Tak Laris

    Menurut Nangoi, penyelenggaraan pameran GIICOMVEC pada awal tahun 2018 sangat baik, karena pertumbuhan industri kendaraan komersial yang mulai menggeliat bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

    Hal ini sejalan dengan data yang disampaikan oleh Frost & Sullivan yang memperkirakan pasar otomotif Indonesia akan mengalami pertumbuhan, didasari oleh beberapa faktor, diantaranya adalah; belanja pemerintah, pembangungan infrastruktur dan kegiatan operasional di Indonesia turut meningkatkan kebutuhan kendaraan komersial. Hal tersebut menjadi stimulus bagi pasar kendaraan niaga dan akan menambahkan sekitar 0,5 persen pertumbuhan pasar otomotif Indonesia.

    Antusiasme akan potensi pasar kendaraan komersial di Indonesia yang disampaikan para Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan komersial anggota Gaikindo pada pagelaraan GIIAS pada Agustus lalu juga memberikan semangat positif untuk Gaikindo mewujudkan pameran perdananya yang dikhususkan bagi industri kendaraan komersial Indonesia.

    Baca: APM Menunggu Kebijakan Penurunan Pajak Sedan

    Rizwan Alamsjah, Ketua III Gaikindo yang membawahi bidang pameran menyatakan bahwa penyelenggaraan pameran Gaikindo, GIIAS selama 3 tahun terakhir diyakini mampu memberi efek positif bagi pertumbuhan industri otomotif nasional. GIIAS sendiri memiliki cakupan industri otomotif yang cukup luas, sehingga untuk lebih fokus terhadap industri kendaraan komersial Indonesia, Gaikindo akan menyelenggarakan pameran business to business (B to B) GIICOMVEC.

    Menurut Rizwan keseluruhan konsep dan suasana yang dibangun pada pameran GIICOMVEC akan fokus untuk membantu industri kendaraan komersial menangkap momentum positifnya. “GIICOMVEC akan menjadi ajang bagi APM komersial untuk menghadirkan produk dan teknologi yang mereka miliki ke pengunjung,” terangnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.