Penerapan E-Tilang Lewat CCTV Bisa Tekan Pelanggar 80 Persen

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dinas Perhubungan DKI Rancang Tilang Elektronik

    Dinas Perhubungan DKI Rancang Tilang Elektronik

    TEMPO.CO, Surabaya - Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Robben Rico mengatakan dengan diterapkannya kamera CCTV untuk menerapkan e-tilang, angka pelanggaran lalu lintas di Surabaya menjadi turun. "Turun hingga 62-80 persen," katanya saat dihubungi Tempo, Selasa, 31 Oktober 2017.‎

    Dia menyatakan kebijakan yang diambil Dishub dan Polrestabes Surabaya mendapat dukungan dari masyarakat.

    Baca: Ini Alasan Pemkot Surabaya Belum Terapkan Sanksi E-Tilang

    Rizki Prama, 32 tahun, warga Ngagel, mengatakan kamera tilang CCTV membuat masyarakat lebih sadar tertib lalu lintas. Sebab, kata dia, sepanjang hari mereka diawasi oleh kamera CCTV. "Biasanya warga bisa tertib hanya di pagi hari saja karena dijaga polisi," katanya.

    Sistem kamera tilang CCTV terintegrasi dengan Surabaya Intelligent Transport System (SITS). SITS adalah sistem yang mampu memonitor pelanggaran lalu lintas berbasis teknologi informasi. ‎Kamera itu mampu merekam dan menangkap nomor kendaraan dengan resolusi tinggi.

    Tempo mengunjungi ruang pusat kontrol SITS di Terminal Bratang yang berlokasi tak jauh dari persimpangan Bratang. Enam layar LED memperlihatkan suasana jalanan raya dari dua sudut yang berbeda. Salah satu sudut kamera menangkap gambar dari belakang marka jalan.

    Satu layar pada bagian sudut bawah memperlihatkan deretan tabel nomor-nomor pelat kendaraan bermotor yang melintas saat itu. Dua kamera tambahan yang dipasang dengan resolusi tinggi dapat menangkap dengan jelas nomor pelat kendaraan untuk menerapkan e-tilang.

    Baca: Surabaya Akan Efektifkan E-Tilang, Simak Teknologinya

    "Kalau ada kendaraan yang melanggar garis stop atau melawan arus, kamera akan meneruskan informasi pelat ini ke kolom pelanggaran hari ini," ujar seorang petugas sembari menunjuk kolom bertuliskan Illegal Vehicle Passing, beberapa waktu lalu.

    Pada kolom lain juga merekam jenis pelanggaran yang berbeda. Selain merekam gambar capture pelat yang melanggar, sistem juga langsung menyalin informasi nomor pelat, tanggal dan waktu kejadian, hingga kecepatan si kendaraan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.