MotoGP: Rossi Tak Setuju Zarco Dapat Jatah Yamaha M1 2018

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Italia Valentino Rossi sedang memasang penutup telinga menjelang latihan bebas di MotoGP Jepang di sirkuit Twin Ring Motegi,  Tokyo Utara, Jumat, 13 Oktober 2017. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)

    Pembalap Italia Valentino Rossi sedang memasang penutup telinga menjelang latihan bebas di MotoGP Jepang di sirkuit Twin Ring Motegi, Tokyo Utara, Jumat, 13 Oktober 2017. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)

    TEMPO.CO, JakartaValentino Rossi, Pembalap Movistar Yamaha tak setuju Yamaha mengalokasikan tambahan motor dengan spek pabrikan kepada Johann Zarco pada musim MotoGP 2018. Selama 2017, Yamaha hanya memasok dua motor spek pabrikan untuk Rossi dan Maverick Vinales.

    Berbeda dengan Yamaha, dua pabrikan besar lainnya, Ducati dan Honda memasok tiga motor dengan spek pabrikan. Satu diantaranya disiapkan untuk satu pembalap di tim satelit seperti Danilo Petrucci di Ducati dan Cal Crutchlow di Honda.

    "Apa yang dilakukan Ducati dengan memasok motor parikan ke Petrucci masuk akal, juga pada Honda ke Crutchlow. Tapi sejauh menyangkut Zarco, saya pikir akan lebih baik baginya untuk menggunakan motor tahun ini (2017) untuk 2018. Itu saran saya kepadanya," kata Valentino Rossi.

    Baca: Juara MotoGP: Rossi Tak Akan Balas Dendam ke Marquez, Bantu Dovi

    Pada musim 2017, Yamaha terseok-seok dalam pengembangan motor. Beberapa kali balapan, Yamaha terkendala dengan ban baik kondisi basah dan kering. Meskipun, Yamaha Jepang telah memperbaharui sasis-sasis Yamaha M1 belum mampu menyelesaikan masalah. Hingga seri Malaysia, Yamaha hanya mampu mengoleksi 4 kemenangan, sementara Honda dan Ducati telah memperoleh masing-masing 6 kemenangan.

    Direktur Balap Ducati Paolo Ciabatti mengakui tahun depan, Ducati tetap akan memasok tiga motor spek pabrikan. Motor versi 2018 akan dialokasikan untuk dua pembalap pabrikan, Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo. Satu motor lagi akan diberikan pada Danilo Petrucci tim satelit Pramac Ducati.

    Baca: Gagal dalam Perebutan Juara MotoGP, Rossi Beberkan Penyebabnya

    Adapun mesin spek 2017 akan dihibahkan ke Jack Miller di Pramac, Tito Rabat di Avintia dan Bautista di Pull&Bear Aspar. Adapaun Xavier Siméon di Avintia dan Karel Abraham di Aspar akan menggunakan mesin Ducati 2016.

    Di Honda, mesin 2018 RC213V direncanakan untuk Márquez dan Pedrosa, versi ketiga akan diberikan kepada Cal Crutchlow di tim LCR. Rookies Morbidelli dan Lüthi (keduanya di Marc VDS) dan Nakagami (di LCR) akan mengunakan mesin Honda 2017. Suzuki, Aprilia dan KTM tak memasok mesin untuk tim satelit.

    SPEEDWEEK.COM | CRASH.NET


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.