Hyundai Tawarkan Bunga 0 Persen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • New Hyundai Grand i10 diperkenalkan di Indonesia. 13 Juli 2017. Dok. Hyundai Indonesia.

    New Hyundai Grand i10 diperkenalkan di Indonesia. 13 Juli 2017. Dok. Hyundai Indonesia.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Hyundai Mobil Indonesia, distributor tunggal kendaraan merek Hyundai melalui jaringan resminya di Kota Surabaya, meramaikan Pameran Otomotif Surabaya 2017 yang berlangsung di Grand City Surabaya pada 1-5 November 2017.

    Dalam ajang pameran otomotif ini, Hyundai menempati Hall E dengan luas 144 meter persegi dengan memamerkan 3 produk yani New H-1, New Grand i10, New Tucson CRDi.

    Baca: Hyundai Luncurkan Tucson 2017

    Deputy Marketing Director Hyundai Mobil Indonesia Hendrik Wiradjaja mengatakan selama pameran berlangsung, Hyundai menawarkan sejumlah program promo dengan nama program Hyundain Open Treasure (HOT) untuk semua tipe kendaraan Hyundai yakni Santa Fe, H-1, Tucson, i20 dan Grand i10.

    Di dalam program HOT ini, paparnya, konsumen dapat memanfaatkan beberapa kemudahan dalam memiliki kendaraan Hyundai yang diincar, mulai dari uang muka (down payment/DP) ringan/angsuran terjangkau/bunga 0 persen atau pilihan jangka waktu kredit sampai dengan 83 bulan.

    Simak: Hyundai Sasar Pasar Negara Maju Lewat SUV Kona

    "Kami juga telah menyiapkan beberapa bonus seperti exclusive window film, servis berkala (jasa dan suku cadang) hingga 60 ribu kilometer per 3 tahun, syarat dan ketentuan berlaku," katanya, Kamis, 2 November 2017.

    Sedangkan untuk pelanggan setia, Hyundai juga menyiapkan program promo khusus "Beli lagi, Diskon lagi" dengan syarat cukup mudah yakni tinggal menunjukkan STNK mobil Hyundai lama.

    Saat ini Hyundai Mobil Indonesia telah memiliki 49 jaringan penjualan di seluruh Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.