Kamis, 24 Mei 2018

Inilah 11 Mobil Baru Mitsubishi Setelah Beraliansi dengan Nissan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Mitsubishi Motors Corporation, Osamu Masuko, hadir di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE, BSD City, Tangerang, 10 Agustus 2017. Masuko mengatakan Indonesia akan menjadi basis produksi Low MPV Mitsubishi untuk dipasarkan di kawasan Asean. TEMPO/Wawan Priyanto.

    CEO Mitsubishi Motors Corporation, Osamu Masuko, hadir di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE, BSD City, Tangerang, 10 Agustus 2017. Masuko mengatakan Indonesia akan menjadi basis produksi Low MPV Mitsubishi untuk dipasarkan di kawasan Asean. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Tokyo - Mitsubishi Motors Corporation (MMC) beraliansi dengan Renault - Nissan, saat ini sedang mempersiapkan langkah jangka menengah yaitu meluncurkan 11 model produk baru hingga tahun 2020.

    Corporate Vice President MMC, Vincent Cobee, menjelaskan kepada jurnalis asal Indonesia di fasilitas pabrik dan R&D di Okazaki beberapa waktu lalu, bahwa pihaknya sedang menyiapkan enam mobil yang benar-benar baru dan lima unit mobil dengan perubahan minor.

    Dua dari enam mobil baru yang telah diluncurkan adalah Mitsubishi Xpander untuk segmen MPV di Indonesia dan Asia Tenggara serta Eclipse Cross dari segmen SUV untuk pasar Eropa, Jepang dan Amerika Serikat.

    Cobee menjelaskan jajaran mobil baru Mitsubishi itu diharapkan bisa meningkatkan penjualan hingga 30 persen dalam periode tiga tahun tersebut.

    Baca: Menjajal Mitsubishi Outlander PHEV, Jago di Jalanan Basah

    "Xpander sukses diluncurkan di Indonesia dengan tanggapan positif dari konsumen atas desain eksterior, interior, ground clereance, body besar dan kelegaan yang memberikan kenyamanan," kata Cobee kemudian menambahkan Xpander adalah bukti peluncuran mobil baru yang meningkatkan penjualan.

    Ia menjelaskan, paling tidak setiap tahunnya MMC akan meluncurkan dua model baru, diikuti model-model lain yang akan mendapatkan sentuhan minor. Tidak sekadar mobil-mobil baru, aliansi besar itu juga berencana meluncurkan 12 mobil listrik, dan dua di antaranya adalah model kendaraan listrik terbaru Mitsubishi.

    Soal model, CEO MMC Osamu Masuko mengatakan, pihaknya akan terus berkonsentrasi untuk menghasilkan SUV yang unik sesuai kebutuhan pelanggan Mitsubishi.

    "Mitsubishi Motors telah menawarkan SUV selama puluhan tahun, jauh sebelum istilah itu diciptakan. Di era keemasan SUV ini, kami akan menciptakan SUV yang unik untuk Mitsubishi Motors," kata Masuko di Tokyo Motor Show 2017.

    "Kekuatan utama kami adalah SUV. Kami memperkenalkan kendaraan listrik di hadapan pesaing kami. Kami juga kuat dalam menciptakan jenis kendaraan baru," katanya.

    Simak: Tingkatkan Layanan Service, Mitsubishi Undang Mekanik Jepang

    "Kami akan terus menyempurnakan teknologi SUV dan elektrifikasi. Kami akan memadukannya dengan teknologi baru seperti kecerdasan artificial dan konektivitas kendaraan," kata Masuko.

    Outlander PHEV SUV dari Mitsubishi yang menggabungkan kecanggihan EV, ketangguhan SUV dan kelincahan sedan Lancer Evolution. Mobil tersebut telah dijual di pasar Eropa dan Jepang, namun perlu persiapan jika ingin memasuki pasar Indonesia.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pasang Surut Hubungan Anwar Ibrahim dengan Mahathir Mohamad

    Anwar Ibrahim mendukung PM Malaysia Mahathir Mohamad, padahal Anwar sempat berseteru dan akhirnya dijebloskan ke penjara oleh Mahathir di 1999.