Michael van der Mark Kembali Balapan di MotoGP Valencia

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Van der Mark Jadi Tumpuan

    Van der Mark Jadi Tumpuan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Superbike Yamaha, Michael van der Mark kembali akan menggantikan Jonas Folger di MotoGP Valencia, Spanyol, akhir pekan ini. Folger diperkirakan masih belum pulih setelah mengidap virus Epstein Barr beberapa saat sebelum MotoGP Jepang.

    Pembalap Belanda berdarah Ambon itu akan kembali menggunakan motor yang sama dari tim Tech 3 Yamaha milik Folger. Ini adalah balapan kedua van der Mark setelah dua pekan lalu menjalani debut di MotoGP Malaysia. Debut van der Mark memang tak berjalan mulus, ia hanya berada di peringkat 16 dan gagal mendapatkan poin.

    Baca: Di Sepang Posisi 16, Van Der Mark Gantikan Folger di Valencia

    “Sayang sekali Jonas (Folger) masih sakit, tapi saya merasa terhormat ketika Harve (bos Tech 3), meminta saya untuk kembali menggantikan Jonas. Saya cukup gembira dengan debut di Sepang,” kata van der Mark seperti dikutip dari Autosport, Minggu, 5 November 2017.  “Saya sangat menantikan akhir pekan di Valencia.”

    Simak: Nenek Pembalap Michael Van Der Mark Pergi dari Ambon karena RMS?

    Menurut van der Mark, dirinya kini sudah mengetahui seluk beluk motor yang akan digunakan untuk balapan. “Saya berharap cuaca cerah di Valencia sehingga saya bisa tampil lebih baik lagi. Harapannya, hasil yang bagus untuk tim,” ujarnya.

    Van der Mark menyelesaikan balapan terakhir di kejuaraan dunia Superbike (World Superbike) di Qatar pekan lalu. Ia menempati peringkat keempat pada balapan kedua yang berlangsung di hari Sabtu, 4 November 2017. Michael van der Mark berada di peringkat keenam klasmen akhir World Superbike.

    AUTOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.