Penjualan Mobil BMW Merosot di Kuartal Ketiga

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BMW Group untuk lima tahun berturut-turut menjadi perusahaan mobil dengan predikat paling berkesinambungan atau sustainable di dunia versi Dow Jones Sustainability Indexes (DJSI).

    BMW Group untuk lima tahun berturut-turut menjadi perusahaan mobil dengan predikat paling berkesinambungan atau sustainable di dunia versi Dow Jones Sustainability Indexes (DJSI).

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan mobil mewah asal Jerman, BMW di bawah ekspektasi di kuartal ketiga, menurut laporan pendapatan pada Selasa, 7 November 2017.

    Antara Juli sampai September, laba bersih grup BMW anjlok 1,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 1,8 miliar euro (sekitar Rp28,1 triliun), di bawah prediksi analis sebesar 1,95 miliar euro (sekitar Rp30,4 triliun).

    Baca: BMW Lanjutkan Tren Positif Penjualan Global

    Laba operasi juga turun 3,2 persen menjadi 2,3 miliar euro (sekitar Rp35,9 triliun) dengan pendapatan menguat 0,3 persen menjadi 23,4 miliar euro (sekitar Rp366 triliun).

    Sementara itu, penjualan unit BMW, Mini dan Rolls-Royce naik 1,2 persen menjadi 590.415.

    "Grup BMW berinvestasi besar di mobilitas masa depan," kata CEO Harald Kruger dalam sebuah pernyataan.

    Simak: Penjualan BMW Group di Cina Naik 12 Persen

    Grup tersebut diperkirakan akan menjual lebih dari 100.000 kendaraan hibrida atau listrik pada 2017.

    Kruger menegaskan BMW akan terus menghabiskan banyak riset dan model baru di kuartal keempat, namun memperingatkan bahwa "lingkungan yang bergejolak secara politis" di seluruh dunia dapat mempengaruhi penjualan, demikian AFP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?