46 Finalis Berebut Gelar King of Honda Jazz dan Honda Brio

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ajang Modifikasi Honda Jazz Brio Tuning Contest 2017, di Mall Taman Anggrek 2017, Jakarta Barat, Kamis 9 November 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    Ajang Modifikasi Honda Jazz Brio Tuning Contest 2017, di Mall Taman Anggrek 2017, Jakarta Barat, Kamis 9 November 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    TEMPO.CO, Jakarta - Kontes modifikasi khusus Honda Jazz dan Honda Brio, Honda Jazz & Brio Tuning Contest kembali digelar di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat.

    "Selama 12 tahun, Honda Jazz selalu memimpin pasar hatchback di Indonesia. Bukan karena praktis dan bertenaga besar yang pas di jajarannya tapi juga mudah untuk dipercantik," kata Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM), di ajang modifikasi khusus Honda Jazz dan Brio, Honda Jazz & Brio Tuning Contest 2017, di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Kamis 9 November 2017.

    Baca: Buat Balap, Honda Civic Type R Tinggal Mengganti Tombol

    Dari 135 peserta dari 13 kota berbeda yaitu Jakarta, Bandung, Bogor, Banten, Cilacap, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Kudus, Pati, Banjarmasin, Pekanbaru, dan Makassar yang masuk pada tahun ini. Dari sejumlah peserta tersebut terpilih 46 finalis untuk menyabet gelar King of Honda Jazz dan King of Honda Brio.

    Mobil modifikasi tersebut akan dinilai oleh 5 juri terpilih berdasarkan 13 kategori yang telah ditentukan yakni Best Body Conversion, Paint & Airbrush Design, Cutting and Sticker Design, In Car Entertainment, Advanced In Technology, Engine, Rims, Under Carriage, Body Kit, Interior Design, Racing Look, Rally Look, dan The Best Favourite Car By People Choice.

    Baca: Keuntungan Honda Naik 2,8 Persen, Inilah 3 Mobil Penyumbangnya

    "Ajang ini merupakan bentuk apresiasi kami terhadap kreativitas para tuners di Indonesia khususnya pemilik Honda Jazz dan Brio," kata Jonfis.

    GRANDY AJI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.