Minggu, 23 September 2018

Lexus Incar Segmen Mobil Hybrid, CT 200h Jadi Andalan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Lexus Internasional Yoshihiro Sawa (kiri) bersama petinggi Lexus saat memperkenalkan mobil swakemudi Lexus LS+ di Tokyo Motor Show, Tokyo Big Sight, Tokyo, Jepang, 25 Oktober 2017. TEMPO/Wawan Priyanto

    Presiden Lexus Internasional Yoshihiro Sawa (kiri) bersama petinggi Lexus saat memperkenalkan mobil swakemudi Lexus LS+ di Tokyo Motor Show, Tokyo Big Sight, Tokyo, Jepang, 25 Oktober 2017. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Merek otomotif mewah Toyota, Lexus memacu penggarapan pasar mobil hybrid dengan mengusung versi revisi dari model CT 200h.

    Diluncurkan belum lama ini, versi penyegara dari CT 200h menjadi pertaruhan Lexus di segmen mobil hybrid. Model tersebut juga merupakan pembaruan paling signifikan yang dilakukan Lexus sejak CT 200 pertama kali diperkenalkan tujuh tahun lalu.

    Kali ini, divisi kendaraan mewah dari Toyota tersebut lebih fokus pada perombakan total dari segi interior dan eksterior, serta penambahan berbagai fitur baru untuk menunjang keselamatan berkendara.

    Baca: Ini yang Membuat Mobil Hybrid Semakin Digemari

    Wajah baru CT 200h paling jelas terlihat pada sisi depan kendaraan. Bagian grille-nya kini memiliki pola jaring baru dan tampak semakin dominan, setelah Lexus menanggalkan salah satu seksi bumper yang tadinya memisahkan bagian atas dan bawah mobil.

    CT 200h ditawarkan dalam varian Premier dan F Sport Premier. Keduanya dilengkapi dengan lampu siang yang kini ditempatkan tepat di atas lampu sorot LED utama.

    Simak: Ini 4 Kelebihan Mobil Hybrid

    Pada bagian belakang kendaraan, versi baru CT 200h masih menggunakan lampu berlekuk L. Namun, bagian bawah dari bumper belakang didesain ulang sehingga tampil lebih elegan dengan finishing warna hitam dan perak metalik.

    Revisi tidak hanya tampak pada eksterior mobil, bagian dalam CT 200h turut mengalami sederet perombakan. Salah satunya adalah penambahan sistem navigasi premium, yang merupakan fitur standar pada varian Premier dan F Sport dan fitur opsional untuk varian Luxury.

    Sistem navigasi premium tersebut dihadirkan dalam layar sentuh berukuran lebih besar dan memiliki fungsi split screen. Adapun, tatakan layar ditawarkan dalam berbagai palet warna yang bisa dipilih sesuai selera konsumen.

    Bersamaan dengan diluncurkannya versi baru CT 200h, Lexus semakin mengurangi varian mobil ini yang ditawarkan ke pasar. Varian paling dasarnya adalah SE, yang dilengkapi fitur standar AC zona ganda, velg alloy, wiper yang dapat mendeteksi hujan, kamera belakang, dan layar 7 inchi yang dapat berotasi.

    Satu tingkat di atas varian SE adalah Luxury, yang ditunjang tambahan fitur pemanas kursi yang dapat digunakan saat cuaca dingin, sensor parkir pada bagian depan dan belakang, serta sistem navigasi satelit.

    Adapun, varian F Sport dilengkapi dengan penampilan yang lebih sporty dari sisi interior dan eksterior. Varian ini juga memiliki suspensi kendaraan sports. Pada bagian interiornya, varian ini dibalut material kulit, serta fitur lain seperti 13 speaker stero Mark Levinson, lampu otomatis, dan sistem navigasi yang lebih mutakhir.

    Seluruh varian CT 200h, kecuali tipe SE, juga memiliki sistem keamanan berkendara Lexus Safety System+. Sistem ini mencakup teknologi pencegah tabrakan, kendali kemudi adaptif, alarm marka jalan, asistensi rambu jalan, dan lainnya.

    Dari berbagai perubahan yang diusung Lexus pada CT 200h, beberapa yang tidak mengalami perombakan adalah transmisi hybrid yang menghasilkan emisi karbon dioksida hanya sebesar 80 gram/km dan mampu menghemat bahan bakar rata-rata 74,3 mpg.

    Mobil hybrid Lexus ini digadang-gadang menjadi tandingan sengit bagi Audi A3 dan BMW Seri 1. Di Inggris, kendaraan yang telah dipasarkan sejak Oktober 2017 ini dibanderol mulai harga £23.495 untuk varian SE hingga £31.245 untuk varian F Sport Premier.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.