Minggu, 24 Juni 2018

Menteri Airlangga: Regulasi Mobil listrik Selesai Akhir 2017

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjajal mobil listrik Nissan Note e-Power di ICE, BSD City, Tengerang, Banten, Senin, 13 November 2017. Dok. Nissan

    Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjajal mobil listrik Nissan Note e-Power di ICE, BSD City, Tengerang, Banten, Senin, 13 November 2017. Dok. Nissan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto, mengatakan rancangan regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) untuk mobil hibrida dan mobil listrik akan selesai dalam waktu dekat.

    Ia menjelaskan rancangan regulasi LCEV itu saat ini sudah diberikan kepada Kementerian Keuangan RI untuk menentukan fasilitas berupa insentif yang akan diberikan kepada kendaraan ramah lingkungan.

    "Jadi regulasinya sudah kami submit, sedang harmonisasi fasilitas dengan Kementerian Keuangan. Kami mengharapkan bisa diselesaikan dalam waktu tidak terlalu lama," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara uji teknologi Nissan Note e-Power di Tangerang Selatan, Senin 13 Oktober 2017.

    Baca: Kata Menteri Airlangga Usai Menjajal Nissan Note e-Power

    Airlangga mengatakan pemerintah senantiasa mendukung pengembangan kendaraan LCEV termasuk hibrida dan listrik dalam rangka mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus mengurangi kebutuhan terhadap imbor BBM.

    Ia menambahkan, kehadiran Nissan e-Note yang tidak membutuhkan tempat pengisian daya karena menggunakan motor elektrik dengan tenaga dari baterai lithium-ion on board yang diisi menggunakan mesin bensin berukuran kecil akan menjembatani peralihan dari mobil bermesin konvensional ke berpenggerak listrik.

    "Tahap pertama yang kami dorong adalah hibrida dan seperti Nissan ini yang mempersiapkan e-Power. Dua-duanya tak membutuhkan pengisian daya, itu yang kami dorong sambil menyiapkan charging station dan meningkatkan permintaan dalam negeri serta menurunkan harga," kata Airlangga.

    Baca: Soal Kendaraan Listrik, Ini yang Diharapkan AISI dari Pemerintah

    Pemerintah berharap Indonesia mampu memproduksi 400 ribu mobil listrik pada 2025 atau 20 persen dari total produksi sebanyak 2 juta unit.

    "Pemerintah punya target bahwa produksi EV (mobil listrik) pada tahun 2025 adalah 20 persen atau 400 ribu dari target 2 juta unit," ujar Airlangga.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pelatih Paling Mahal di Piala Dunia 2018

    Ini perkiraan jumlah gaji tahunan para pelatih tim yang lolos Piala Dunia 2018.