Toyota: Mobil Tak Hanya Alat Transport, Bergeser Jadi Gaya Hidup

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Henry Tanoto (kaos biru) mengemudikan New Toyota Agya TRD 1.200cc bertransmisi otomatis di Surabya, 19 Mei 2017. Tempo/Wawan Priyanto.

    Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Henry Tanoto (kaos biru) mengemudikan New Toyota Agya TRD 1.200cc bertransmisi otomatis di Surabya, 19 Mei 2017. Tempo/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Fungsi mobil yang semula hanya sebagai alat transportasi masyarakat, kini bergeser menjadi salah satu alat yang menunjang gaya hidup para pemiliknya. Vice President Toyota Astra Motor, Henry Tanoto, berpendapat bahwa pengguna mobil zaman now cenderung ekspresif, instan dan begitu memperhatikan pengalaman dalam kepemilikan kendaraan.

    "Jadi kalau anak-anak yang muda ini, pertama, mereka orang-orang ekspresif, mereka juga instan," kata Henry Tanoto sesuai meresmikan Toyota Eco Gallery di SMA N 9 Surabaya, Jawa Timur, Rabu 15 November 2017.

    Baca: Penjualan MPV Oktober 2017: Toyota Kijang Innova Tak Terkejar

    "Saya yakin bagi generasi muda, experience itu paling penting bagi mereka. Orang muda sekarang kalau mendapatkan experience yang jelek, mereka langsung tinggalkan. Orang melihat mereka sedang coba-coba (ganti kendaraan), padahal mereka sedang mencari experience," sambung dia.

    Ia menambahkan, anak muda sekarang cenderung menyukai kendaraan yang arahnya sporty dengan teknologi yang sesuai dengan karakter dan gaya hidup.

    Henry Tanoto pun menjelaskan bahwa Toyota senantiasa memberikan total experience untuk generasi milenial tersebut agar mampu menjawab kebutuhan kendaraan yang mereka perlukan.

    Baca: Toyota Astra Motor Resmikan 32 Eco Gallery di Seluruh Indonesia

    "Itu membuktikan bahwa hal terpenting bagi mereka adalah yang memenuhi kebutuhan mereka," katanya kemudian menambahkan bahwa segmen anak muda juga terbagi-bagi mulai dari pembeli pertama atau pembeli mobil tambahan yang sesuai kebutuhan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.