Begini Performa Mesin Eliminator yang Akan Dipakai Kawasaki W175

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kawasaki Motor Indonesia merilis motor bergaya klasik bermesin injeksi 249cc 4-tak satu silinder SOHC yakni Kawasaki Estrella 250. motovoyager.net

    Kawasaki Motor Indonesia merilis motor bergaya klasik bermesin injeksi 249cc 4-tak satu silinder SOHC yakni Kawasaki Estrella 250. motovoyager.net

    TEMPO.CO, Jakarta - Kawasaki diprediksi akan merilis produk terbarunya, Kawasaki W175, yang bergaya retro dalam acara Kawasaki Bike Week 2017 di Pantai Karnaval Ancol, Sabtu, 18 Oktober 2017. Kawasaki W175 akan meneruskan klan legendaris W800 dan Z1. Kawasaki W175 cc diprediksi akan menggunakan mesin yang pernah dipakai Eliminator, yang dipasarkan pada awal 2000.

    Baca: Ini Penyebab Kawasaki W175 Lebih Murah dari KLX

    Mesin ini merupakan SOHC berpendingin udara dengan dua katup berkapasitas 175 cc. Kombinasi diameter piston 55 milimeter x panjang langkah 52,4 milimeter dengan kompresi 9,6: 1. Saat Eliminator keluar, mesin ini masih menggunakan Karburator Keihin PWK28. Mesin Kawasaki 175 dengan kubikasi bersih 173,9 cc ini di klaim mampu mengail tenaga puncak pada 14,2 HP pada 8.000 rpm dan torsi mesin 13,7 Nm pada 6.500 rpm.

    Mengenai performa, motor ini mampu meraih kecepatan puncak 121 kilometer per jam. Namun, untuk mencapai kecepatan puncak, motor ini membutuhkan waktu yang agak lama. Dari desain motor, mesin ini cocok untuk jalan santai, bukan untuk meraih performa.

    Pekan lalu, General Manager PT Sumber Buana Motor Yogyakarta—main dealer Kawasaki Yogyakarta—Heri Setyawan belum mau berkomentar banyak terkait dengan harga W175 sebelum motor itu diluncurkan resmi. Kawasaki W175 series akan menggunakan velg spoke wheel aluminium hitam untuk tipe special edition-nya.

    Baca: Kawasaki Segera Rilis W175, Inilah Model Retro yang Masih Dijual

    Sebelumnya, bocoran harga Kawasaki W175 yang viral di berbagai media sosial sempat membuat jengah pihak Kawasaki karena khawatir konsumen salah tangkap. Potongan surat yang di-screen capture dan viral itu menyebutkan, di wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas, harga sepeda motor yang mengusung model klasik retro itu dibanderol Rp 31.300.000 (on the road) untuk varian standar. Sedangkan varian special edition dibanderol Rp 32.500.000 (on the road) untuk wilayah yang sama. Heri menegaskan bocoran harga itu masih perkiraan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.