Kamis, 24 Mei 2018

All New Daihatsu Terios Meluncur, Seperti Ini Perubahannya

Reporter:
Editor:

Fery Firmansyah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampak luar Daihatsu All New Terios akhirnya resmi luncurka oleh PT Astra Daihatsu Motor di Jakarta, 23 November 2017. All New Terios dibekali berbagai fitur baru dengan Push Start Stop Button, menyalakan dan mematikan mesin menjadi lebih mudah dan nyaman. Tempo/Tony Hartawan

    Tampak luar Daihatsu All New Terios akhirnya resmi luncurka oleh PT Astra Daihatsu Motor di Jakarta, 23 November 2017. All New Terios dibekali berbagai fitur baru dengan Push Start Stop Button, menyalakan dan mematikan mesin menjadi lebih mudah dan nyaman. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) meluncurkan All New Daihatsu Terios yang akan mengisi segmen pasar low Sport Utility Vehicle. Menurut Research and Development Executive Officer ADM, Pradipto Sugondo, model terbaru ini berubah total dari versi terdahulu. "Ada pembaruan dari sisi eksterior, interior hingga engine," kata dia di Grand Indonesia Kempinsky, Kamis 23 November 2017.

    Untuk eksterior, para desainer Daihatsu mengubah total siluet All New Terios, dengan bentuk yang lebih panjang dan cenderung mengarah ke model Multi Purpose Vehicle (MPV) tujuh penumpang. Kini, tak ada lagi konde alias ban serep yang menempel di pintu belakang. Ban tersebut dipindahkan ke bawah bodi sehingga dimensi All New Terios bisa lebih panjang. "Ini untuk mengakomodasi kebutuhan ruang kabin yang lebih luas," ujar Pradipto.

    Desain grille maupun lampu depan-belakang pun berganti. All New Terios mengaplikasikan head-lamp otomatis yang bisa menyala langsung saat mobil memasuki area gelap. Lampu belakang pun diganti dengan frame yang memanjang, berbeda dengan Terios lama yang memakai bingkai lampu vertikal. Pradipto mengatakan fitur canggih yang disematkan di bagian belakang adalah wiper atau penyapu kaca yang otomatis beroperasi ketika hujan dan mobil hendak parkir dengan cara mundur. "Agar visibilitas pengemudi menjadi lebih cerah," kata dia.

    Tampak dalam Daihatsu All New Terios akhirnya resmi luncurka oleh PT Astra Daihatsu Motor di Jakarta, 23 November 2017. Tempo/Tony Hartawan

    Di interior, Daihatsu menerapkan konsep warna kontras gelap-terang pada dashboard, kursi, dan plafon. Dashboard bagian atas berwarna gelap dipadukan dengan warna terang di kompartemen bawah, yang senada dengan kelir kursi dan plafon. Kesamaan model ini dengan Terios lama adalah dominasi material plastik pada interior. Namun, kata Pradipto, pada kabin ada perangkat canggih berupa head unit dengan fitur mirroring alias bisa mengadopsi semua aplikasi di telepon selular pintar. Ada pula sistem AC otomatis untuk varian tertinggi.

    Pada All New Terios, ADM menyematkan aneka fitur keselamatan standar SUV kelas menengah seperti Anti Lock Break System (ABS) dan Electronic Brakeforce Distribution (EDB) pada seluruh varian, serta Vehicle Stability Control (VSC) dan Hill Start Assist (HSA) pada varian tertinggi. Airbag ganda dan sabuk pengaman pada tiga baris kursi serta beam impact di bagian pintu menjadi fitur keamanan tambahan untuk melindungi seisi mobil saat terjadi tabrakan.

    Untuk menggerakkan roda belakang, All New Terios mengadopsi mesin 2NR-VE 1.500 cc dengan tenaga 104 daya kuda (pada 6 ribu rotasi per menit) dan torsi 13,9 kilogram meter per 4.200 rpm. Meski tenaga mesin ini lebih rendah dari versi terdahulu yang memakai seri 3SZ-VE DOHC VVT-i, Direktur Pemasaran ADM, Amelia Tjandra, mengatakan hal ini sudah sesuai dengan permintaan konsumen. "Dengan mesin baru ini, penghematan bahan bakarnya mencapai 15 persen," ujar dia.

    Menurut Amelia, All New Daihatsu Terios sudah bisa dipesan saat ini. Namun ADM belum mematok harga jualnya lantaran mesti menunggu penetapan pajak kendaraan terbaru tahun 2018. "Yang jelas, pengantaran pertama pada konsumen ditargetkan mulai Januari tahun depan."

    FERY F


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pasang Surut Hubungan Anwar Ibrahim dengan Mahathir Mohamad

    Anwar Ibrahim mendukung PM Malaysia Mahathir Mohamad, padahal Anwar sempat berseteru dan akhirnya dijebloskan ke penjara oleh Mahathir di 1999.