Kamis, 26 April 2018

AHM Datangkan Pebengkel Sukses untuk Memotivasi Wirausaha Muda

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Director AHM, Markus Budiman(tengah)  didampingi CSR Manager AHM Yudi Yozardi (kanan) menyaksikan peserta AHM The Youthpreneurship 2017 sedang praktek teknis sepeda motor. Sumber: AHM

    Director AHM, Markus Budiman(tengah) didampingi CSR Manager AHM Yudi Yozardi (kanan) menyaksikan peserta AHM The Youthpreneurship 2017 sedang praktek teknis sepeda motor. Sumber: AHM

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar program training wirausaha AHM The Youthpreneurship 2017 untuk mendorong kemandirian ekonomi alumni SMK mitra binaan yang mulai merintis usaha perbengkelan. Dalam kesempatan itu, AHM mendatangkan pengusaha bengkel sukses Heri Cahyono yang kini usaha bengkel hampir di seluruh Indonesia untuk berbagi pengalaman.

    AHM The Youthpreneurship 2017 angkatan pertama digelar di Astra Honda Training Center Jakarta selama empat hari sejak Senin 24 November 2017 yang diikuti oleh 20 peserta lulusan SMK Teknik Sepeda Motor (TSM) Astra Honda. Mereka berasal dari Pulau Sumatera (8 peserta), Pulau Jawa (8 peserta), Pulau Bali (1 peserta), dan Pulau Kalimantan (3 peserta). Program ini turut didukung oleh Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA).

    Baca: Honda Recall Ribuan CBR1000RR Rakitan 2017, Inilah Penyebabnya

    Direktur HR,GA,IT AHM Markus Budiman dalam sambutannya memotivasi peserta agar berani bermimpi dan menyiapkan rencana terbaik untuk meraih mimpi mereka di bidang usaha bengkel yang profesional. "Untuk dapat membangun bisnis bengkel yang sukses, alumni SMK mitra binaan Honda ini harus tangguh dan siap bangkit dari kegagalan," katanya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 25 November 2017.

    Untuk dapat mengikuti program kewirausahaan ini, para lulusan siswa SMK TSM Astra Honda diseleksi di tingkat regional oleh jaringan main dealer Honda. Peserta pelatihan yang terpilih telah memenuhi kriteria utama seleksi, yaitu telah menjalankan usaha bengkel baik secara mandiri dan/atau bekerjasama dengan pihak lain minimal satu tahun. Kriteria ini ditentukan untuk menemukan lulusan SMK TSM Astra Honda yang paling siap berproses mengembangkan usaha bengkel dengan lebih berkualitas, cakupan usaha lebih luas, dan memiliki manajemen usaha yang baik.

    AHM menyiapkan materi latihan kewirausahaan ini secara komprehensif meliputi pembentukan mental dan motivasi kewirausahaan, pelatihan teknis kewirausahaan, pengenalan konsep Lingkungan Keselamatan Kesehatan Kerja (LK3), pelatihan managemen bengkel, dan penguatan pemahaman teknis sepeda motor. Untuk meningkatkan kualitas bengkel, peserta juga mendapat dukungan peralatan kerja di bengkel masing-masing berupa professional mechanical tools serta alat ukur vernier caliper dan digital multimeter.

    Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin yang turut menemani peserta dalam rangkaian kegiatan AHM The Youthpreneurship 2017 mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya AHM mendukung usaha pemerintah melahirkan wirausaha muda.

    “Bengkel sepeda motor adalah bidang usaha yang menjanjikan untuk dikembangkan. AHM melihat kesempatan tersebut mampu diambil oleh para lulusan SMK TSM Astra Honda," ujarnya.

    Baca: Penjualan Tak Moncer, AHM Tegaskan Masih Produksi Honda Spacy

    AHM memberikan wawasan kepada siswa SMK TSM Astra Honda bahwa mereka memiliki banyak ruang untuk berkembang setelah mereka lulus. Bagi yang ingin melanjutkan kerja, mereka bisa mencoba mengikuti seleksi kerja di outlet Astra Honda (dealer, AHASS, part shop) atau di industri manufaktur otomotif (AHM, supplier AHM). Bagi yang ingin melanjutkan pendidikan, mereka bisa mencoba seleksi beasiswa khusus alumni di Polman Astra. Sedangkan, bagi yang ingin berwirausaha, mereka bisa mencoba kesempatan untuk mendirikan bengkel mitra Astra Honda atau mengikuti seleksi pembinaan program AHM The Youthpreneurship 2017.


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Akan Melarang Bekas Koruptor Jadi Caleg Pemilu 2019

    Di Maret 2018, Komisi Pemilihan Umum berencana menambahkan larangan bekas koruptor menjadi anggota legislatif dalam Peraturan KPU untuk Pemilu 2019.