Sokon: 3 Tahun Lagi Kami Hadirkan Mobil Listrik di Indonesia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sokon Glory 580 dari pabrikan DongFeng Sokon (DFSK), di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE, BSD City, Tangerang,Sabtu 19 Agustus 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    Sokon Glory 580 dari pabrikan DongFeng Sokon (DFSK), di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE, BSD City, Tangerang,Sabtu 19 Agustus 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    TEMPO.CO, Banten - PT Sokonindo Automobile berambisi bisa memproduksi mobil listrik di Indonesia dalam 3 tahun ke depan.

    CEO Sokonindo Automobile Alexander Barus mengatakan bahwa Sokon memiliki tim riset khusus untuk pengembangan mobil listrik dan mobil swakemudi di Michigan, Amerika Serikat.

    Baca: Sokon Glory 580, Pesaing Honda CR-V Berharga Rp 200 Jutaan

    “Ada 150 engineer kami di Michigan yang sedang mengembangkan mobil listrik dan mobil swakemudi,” kata Alexander di sela-sela peresmian Pabrik Sokonindo di Cokande, Serang, Banten, Selasa, 28 November 2017.

    Menurut Alexander, Sokon saat ini masih menunggu tentang regulasi mobil listrik yang sedang diselesaikan pemerintah.

    Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang hadir di peresmian pabrik mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah menyelesaikan peraturan tentang mobil listrik, termasuk insentif pajaknya. “Mudah-mudahan awal tahun depan sudah selesai, ya,” kata Airlangga.

    Baca: Pabrik Mobil Sokon Serap 2.000 Tenaga Kerja Lokal

    Airlangga menyebut bahwa bisa saja insentif pajak yang diberikan untuk mobil ramah lingkungan (mobil listrik dan hybrid) segera keluar, sehingga harga mobil listrik lebih rendah dibanding mobil berbasis bahan bakar fossil.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.