Wuling dan Sokon Masuk Pasar Lokal, Ini Kata Menteri Airlangga

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers terkait kinerja tiga tahun kementrian yang dipimpinnya di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta Timur, 23 Oktober 2017. Tempo/M JULNIS FIRMANSYAH

    Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers terkait kinerja tiga tahun kementrian yang dipimpinnya di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta Timur, 23 Oktober 2017. Tempo/M JULNIS FIRMANSYAH

    TEMPO.CO, Banten - Dua pabrikan mobil asal Cina, yakni PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) dan PT Sokonindo Automobile (Sokon), tahun ini resmi memasuki pasar otomotif Indonesia sekaligus memproduksi mobil. Keseriusan investasi ini dipandang positif pemerintah melalui Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, yang mengatakan pilihan produk otomotif di dalam negeri menjadi lebih banyak.

    "Pasar lokal tentu diberi pilihan produk, pilihan tipe, pilihan teknologi, dan pilihan harga yang terjangkau," katanya di Serang, Banten, Selasa, 28 November 2017.

    Baca: Cara Sokon Menghilangkan Stigma Negatif Produk Otomotif Cina

    Airlangga menyampaikan hal itu setelah menghadiri peresmian pabrik PT Sokonindo Automobile di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten. Pada 2020, industri otomotif Indonesia, kata dia, diamanatkan untuk mencapai target produksi kendaraan bermotor 1,5 juta unit, penjualan 1,25 juta unit, dan ekspor 250 ribu unit.

    Membaiknya pertumbuhan ekonomi saat ini diharapkan menjadi momentum untuk memaksimalkan utilisasi kapasitas produksi industri kendaraan bermotor dalam negeri, yang saat ini hanya berkisar 50 persen. "Tujuannya, mewujudkan target industri otomotif sekaligus meningkatkan kontribusi industri otomotif terhadap perekonomian nasional," ujar Airlangga.

    Pada era Industri 4.0, pemerintah mengimbau perusahaan industri menerapkan teknologi informasi, seperti perangkat tersambung Internet (Internet of things) agar semakin berdaya saing dan mampu berperan dalam global value chain sektor otomotif.

    Karena itu, pemerintah memprioritaskan pengembangan industri otomotif nasional melalui berbagai langkah strategis untuk menarik investasi baru ataupun perluasan. Selain itu, mendorong peningkatan kapasitas produksi melalui penyediaan infrastruktur yang memadai serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia dan manajemen industri.

    Baca: SUV Murah Buatan Wuling Siap Mengancam Pabrikan Jepang

    Menurut Airlangga, dalam membangun industri otomotif di Indonesia, tentu dibutuhkan koordinasi dan pemahaman visi dan misi yang sama antara pemerintah dan pelaku usaha.

    "Untuk itu, melalui kesempatan ini, kami mengimbau PT Sokonindo Automobile agar terus bersinergi dengan pemerintah Indonesia untuk memperkuat basis produknya di Tanah Air," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.