Balap Motor Trail Adventure Kendari Dibanjiri 400 Peserta

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komunitas motor trail di semarang tetap menjalankan hobinya di bulan ramadan. TEMPO/Budi Purwanto

    Komunitas motor trail di semarang tetap menjalankan hobinya di bulan ramadan. TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Kendari - Sebanyak 400 pengendara motor trail mengikuti Wisata Trail Adventure Kota Lulo Kendari 2017 di kantor Wali kota Kendari, Sabtu 2 Desember 2017. Mereka berasal dari sejumlah daerah di Sulawesi.

    Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra, yang melepas para bikers dalam balap motor trail adventure mengaku kaget dengan banyaknya peminat olahraga petualangan ini di Kota Kendari. "Saya surprise degan acara ini, karena ternyata banyak peminatnya ada yang datang dari Morowali, Kolaka Utara, Makassar, tapi hadiahnya cuma dua motor jadi saya tambah hadiah uang Rp12,5 juta nanti panitia yang atur," kata Adriatma.

    Baca: Dominannya Gerry Salim dan Astra Honda Juara ARRC AP250 2017

    Adriatma meminta pada para peserta tetap menjaga ketertiban dalam berkendara, karena jalur yang dilalui merupakan jalur umum. Wali Kota berjanji bergabung dengan para peserta di event selanjutnya. Ia berharap para peserta bisa menikmati perjalanan event kali ini khususnya beberapa titik wisata dalam Kota Kendari.

    Wisata Trail Adventure Kota Lulo 2017 mengambil rute start di kantor walikota melalui jalan taman suropati, jalan Lawata, jalan Rumah Sakit Jiwa, Kantor Camat Puuwatu, TPA Puwatu, Outer Ring Road, Gerbang Ranomeeto, Markas Brimob, Jalan Haluoleo (SD 7 Baruga), Kebun Raya, Outer ringroad Kecamatan Abeli, Jembatan Kuning, Pasar Lapulu, Kantor DPRD Kota Kendari, Jalan Made Sabara, dan finish kembali ke Kantor Wali Kota Kendari.

    Baca: Edison Stuntman Demian Aditya Dikenal Dekat dengan Otomotif

    Dalam kegiatan balap motor trail sehari ini, ikut ambil bagian Kapolres Kolaka Utara bersama timnya dan salah seorang anggota DPRD Sulawesi Tenggara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.