Adu Konsep SUV Hybrid dan Listrik di Los Angeles Auto Show 2017

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota FT-AC Concept menjalani debut di pameran otomotif Los Angeles Auto Show, 1 Desember 2017. (Toyota.com)

    Toyota FT-AC Concept menjalani debut di pameran otomotif Los Angeles Auto Show, 1 Desember 2017. (Toyota.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - SUV (sport utility vehicle) dan mobil listrik menjadi pusat perhatian di Los Angeles Auto Show tahun ini, mengutip AP, Minggu, 3 Desember 2017.

    Volkswagen memamerkan I.D. Crozz, SUV yang akan mulai dijual di Amerika Serikat pada tahun 2020. Land Rover, Porsche dan Kia mencuri panggung plug-in hybrid. Bahkan Jeep Wrangler yang ikonik mengatakan akan membuat versi hybrid.

    California menjadi wilayah dengan persentase penjualan hybrid dan listrik paling tinggi dibandingkan dengan wilayah AS lainnya Hal ini berkat kebijakan pemerintah menerapkan sistem kredit pajak dan insentif non fiskal lain.

    Baca: Toyota Siapkan Mobil Konsep Baru di Los Angeles Auto Show

    Menurut International Council on Clean Transportation, sebanyak lebih dari 50 persen seluruh kendaraan berbasis listrik sejak 2011 berada di California. Negara bagian ini juga memiliki 31 persen dari keseluruhan infrastruktur pengisian daya A.S. untuk kendaraan listrik.

    Selain mobil listrik, mobil konsep SUV atau yang sudah siap produksi juga menarik perhatian di Los Angeles Auto Show 2017. Berikut adalah beberapa kendaraan yang identik dengan mobil petualangan di acara tersebut:

    Toyota FT-AC Concept

    Toyota mencoba melawan Subaru dengan sebuah konsep SUV. Rencananya prototipe ini akan mulai diproduksi pada tahun depan.

    Mobil ini akan menggunakan teknologi all-wheel-drive dan dilengkapi dengan mesin bertenaga gas. Toyota masih menghitung untuk menggunakan hibrida antara gas dan listrik. Perusahaan tidak memberikan rincian tentang harga.

    Bollinger Motors B1 Concept

    B1 adalah SUV dengan tenaga listrik. Mobil ini memiliki dua pilihan baterai, yaitu baterai 60 kWh yang bisa melaju 193 Km dan versi 100 kWh yang bisa melaju 322 Km. Perusahaan telah menerima 12.000 pemesanan.

    Simak: Audi A8 Sedan Sport dengan Rangka Super Ringan

    Juru Bicara Jeff Holland mengatakan Bollinger secara resmi akan dapat dipersan dan menerima uang muka dalam beberapa minggu, saat harga mobil ini diumumkan.

    Bollinger berbasis di bagian utara New York namun akan kontrak dengan pihak ketiga untuk membuat B1. Ia berharap bisa mulai memproduksi kendaraan pada akhir 2018 dan mengantarkannya pada 2019 atau 2020.

    Kia Sorento

    Kia memperbarui SUV tujuh penumpangnya untuk pertama kalinya sejak 2016. Perubahan eksteriornya minimal.

    Di balik kap mesin, Kia menyematkan 2.000 cc turbo, 4 silinder. Namun tetap mempertahankan mesin 2.400 cc 4 silinder dengan 185 hp dan V6 3.300 cc 290 hp. Kia mengatakan mesin diesel juga sedang dalam pengembangan.

    Kia Sorento sekarang menawarkan sistem peringatan perhatian pengemudi, yang merasakan jika pengemudi terganggu atau mengantuk, serta sistem yang membantu kendaraan tetap berada di jalurnya. Kia tidak mengungkapkan harga dan kapan mobil ini akan mulai dijual.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.