Daihatsu Kuasai Pasar 17 Persen, Sigra Masih Jadi Unggulan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang SPG berdiri disamping mobil Daihatsu Sigra yang dipamerkan dalam acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE BSD, Tangerang, 12 Agustus 2016. Sigra ditawarkan mulai dari Rp106 juta sampai Rp149 juta tergantung varian. TEMPO/Fajar Januarta

    Seorang SPG berdiri disamping mobil Daihatsu Sigra yang dipamerkan dalam acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE BSD, Tangerang, 12 Agustus 2016. Sigra ditawarkan mulai dari Rp106 juta sampai Rp149 juta tergantung varian. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Astra Daihatsu Motor mencatatkan penjualan retail 165.855 unit hingga November 2017. Dengan capaian tersebut, Daihatsu menguasai porsi pasar 17,3 persen.

    "Raihan saat ini membuktikan bahwa Daihatsu tetap menjadi pilihan di hati masyarakat. Kami berharap pencapaian ini dapat meningkatkan motivasi kami, baik pada produk maupun pelayanan purnajual Daihatsu," kata Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, Sabtu, 16 Desember 2017.

    Baca: Januari-November: Daihatsu Terlaris Kedua Setelah Toyota

    Produk di kelas low cost green car tiga baris kursi, Daihatsu Sigra, masih menjadi favorit dengan raihan penjualan 42.458 unit atau 26 persen, disusul Gran Max Pick Up di urutan kedua 36.147 unit atau 22 persen, dan produk sejuta umat, Xenia, 32.738 unit atau 20 persen.

    Tak mau kalah, LCGC dua baris kursi, Ayla, juga membukukan penjualan yang memuaskan, yakni 24.743 unit atau 15 persen, Gran Max Mini Bus 12.068 unit atau 7 persen, serta low sport utility vehicle Terios 10.359 atau 6 persen.

    Baca: 123 Mobil Modifikasi Ramaikan Final Daihatsu Dress Up Challenge

    Adapun produk Daihatsu lain, yakni low multipurpose vehicle Luxio, city car Sirion, kendaraan niaga ringan Hi-Max, dan sedan sport Copen, menyumbangkan penjualan yang cukup baik dengan total 7.342 unit atau 4 persen hingga bulan lalu.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.