BMW Penuhi Target Penjualan Mobil Listrik 2017

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BMW I3S dipamerkan di ajang Los Angeles Auto Show 2017. 1-10 Desember 2017. (extremetech)

    BMW I3S dipamerkan di ajang Los Angeles Auto Show 2017. 1-10 Desember 2017. (extremetech)

    TEMPO.CO, Munich - Produsen otomotif asal Jerman, BMW, memenuhi targetnya di awal 2017 dengan menjual lebih dari 100 ribu kendaraan listrik hingga akhir tahun ini. Hal ini menegaskan BMW Group adalah yang terdepan dalam hal kendaraan listrik.

    Sebuah instalasi khusus disiapkan untuk merayakan keberhasilan tersebut. Markas besar BMW Group di Munich akan disinari pencahayaan dengan bentuk menyerupai susunan empat baterai besar. BMW Group memilih simbolisasi ini untuk melambangkan transformasi teknologi dalam industri kendaraan bermotor. Instalasi pencahayaan ini dimulai pada 18 Desember 2017, pukul 20.00 hingga tengah malam, waktu setempat.

    Baca: Mobil Listrik BMW i3s Tampil Lebih Sporty

    “BMW Group memenuhi targetnya. Pencahayaan setinggi 99 meter ini memancarkan sinar kuat menuju era baru kendaraan listrik. Berhasil menjual 100 ribu kendaraan listrik dalam satu tahun merupakan sebuah capaian penting, tapi ini semua baru awal dari perjalanan BMW Group,” ujar Harald Krüger, Chairman of the Board of Management BMW AG, dalam siaran pers yang diterima Tempo, Selasa, 19 Desember 2017.

    Simak: Sambut Mobil Listrik, BMW Dukung PLN Bangun SPLU Canggih

    Sejak BMW i3 diperkenalkan kepada publik di tahun 2013, BMW telah menjual lebih dari 200 ribu kendaraan listrik di seluruh dunia. Pada 2025, BMW Group berencana menghadirkan 25 model kendaraan listrik kepada pelanggan. Kesuksesan ini merupakan hasil dari strategi BMW Group sebagai pionir dalam menghadirkan kendaraan listrik. Ke depannya, E-mobility akan menjadi salah satu tolok ukur kesuksesan BMW Group.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.