IIMS 2018: Konsumen Bisa Tukar Tambah dengan Mobil Baru

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) saat meninjau salah satu stan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) di JiExpo Kemayoran, Jakarta, 27 April 2017. Pameran automotif ini menargetkan nilai transaksi sebesar Rp3,1 triliun. Tempo/Tony Hartawan

    Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) saat meninjau salah satu stan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) di JiExpo Kemayoran, Jakarta, 27 April 2017. Pameran automotif ini menargetkan nilai transaksi sebesar Rp3,1 triliun. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pameran otomotif Indonesia International Motor Show atau IIMS akan kembali digelar pada 19-29 April 2018 di Jiexpo Kemayoran dengan konsep baru yaitu mengaplikasikan sinkronisasi digital guna memajukan industri pameran di Indonesia.

    "Dyandra Promosindo, yang sudah melewati 20 tahun melaksanakan motor show, dituntut untuk menjawab panggilan zaman. Kami juga ingin berkontribusi secara reguler untuk kemajuan industri pameran di Indonesia," kata Project Director IIMS, Hendra Noor Saleh, dalam keterangan tertulisnya, Rabu malam 20 Desember 2017.

    Baca: IIMS 2017: Satu Mobil Termahal Setara 735 Unit LCGC
      
    Dengan tagline "Your Infinite Automotive Experience", IIMS 2018 menawarkan kemudahan bagi pengunjung. Untuk IIMS 2018, “Kami membuat terobosan baru dengan bekerjasama dengan e-commerce mobil bekas (mobkas) yang ingin trade-in dengan mobil baru yang ada di IIMS," lanjut Hendra.

    Konsep baru juga bisa terlihat dari website IIMS yang tak hanya memudahkan pelanggan lokal, namun juga mancanegara. Calon pengunjung atau penikmat otomotif, bisa mendapatkan banyak manfaat dari portal IIMS terbaru yang melayani pesanan tiket early bird, space pameran, souvenir dan bahkan transaksi e-commerce.

    Sejak tahun lalu, IIMS bekerjasama dengan Blibli.com menggebrak penjualan space dengan cicilan hingga 24 bulan dan bunga 0 persen. Fasilitas itu sangat membantu industri dan pedagang aksesoris dan sukucadang kelas menengah dan kecil. 

    Calon pengunjung tak perlu lagi antre di Jiexpo, melainkan bisa membeli tiket melalui website IIMS, partner e-commerce dan jaringan gerai minimarket. Tiketnya tidak berwujud kertas, melainkan berupa e-voucher yang nantinya akan ditukar dengan wristband yang didukung system Near Field Communications (NFC) sehingga Dyandra mengetahui pergerakan konsumen guna mengetahui program acara yang disukai.

    IIMS melanjutkan kerjasama dengan komunitas yaitu PAHAMI Village, IOF, Indonesia Auto Modified, klub Ikatan Motor Indonesia (IMI), Mobil-motor klasik dan custom, komunitas Sunmori (Sunday Morning Ride), IIMS for Children, dan tambah semarak dengan hadirnya komunitas baru antara lain Asosiasi Pengusaha Truk, Gatomi, gabungan Industri Aksesoris dari China, Thailand hingga Jepang.

    Selama 11 hari penyelenggaraan pada 19 – 29 April 2018, IIMS akan menggunakan seluruh area JIExpo Kemayoran dengan total luas 110.000 meter persegi. Hall A dan Hall D masih menjadi pilihan utama kendaraan penumpang untuk memamerkan produknya. Hall B akan memuat beberapa kendaraan penumpang lainnya serta aksesoris pendukung yang disajikan dalam PAHAMI Village. Hall C akan menampilkan kendaraan roda dua serta aftermarket.

    Produk aftermarket luar negeri juga turut serta pada IIMS 2018 yang dapat dikunjungi pada Hall B3 dan kendaraan komersial di Hall C3.

    Baca: Penjualan New Agya Sudah Capai 90 Persen dari Target

    Pada Outdoor Area secara keseluruhan akan dipenuhi oleh ragam acara pendukung IIMS 2018 seperti IIMS Superdrift, IIMS Test Drive & Ride, IIMS Main Stage yang akan menjadi pusat kegiatan pada Center Piece of Carni, serta IIMS for Children yang akan mensosialisasikan cara berkendara untuk anak-anak usia dini.

    IIMS 2017 lalu telah berhasil membukukan 11.604 unit mobil dan sepeda motor yang terjual dengan total transaksi Rp 3,2 trilliun. IIMS juga mendatangkan pengunjung sebanyak 503.447 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.